‘Grebek Penjalin’ Media Promosi Perajin Rotan Trangsan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kerajinan rotan tidak sekedar menjadi mata pencaharian saja namun juga identitas bagi Desa Trangsan, Kecamatan Gatak. Bahkan kerajinan rotan juga membawa nama Indonesia di pasar internasional. Karena itu keberadaan kegiatan Grebek Penjalin rotan sangat diperlukan sebagai daya tarik masyarakat mengingat Desa Trangsan, Kecamatan Gatak juga sudah ditetapkan sebagai desa wisata rotan.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Senin (9/4/2018) mengatakan, kerajinan rotan asal Desa Trangsan, Kecamatan Gatak sudah sangat dikenal di pasaran. Keberadaanya membantu perekonomian masyarakat setempat karena membuka lapangan pekerjaan. Kerajinan rotan juga sudah menjadi tradisi turun temurun di Trangsan, Gatak. Karena itu pemerintah sangat mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tersebut untuk lebih maju.

Bentuk dorongan sudah dilakukan Pemkab Sukoharjo dengan menjadikan Desa Trangsan, Kecamatan Gatak sebagai desa wisata rotan. Sejak ditetapkan sekitar Tahun 2016 sampai sekarang terus menunjukan perkembangan. Berbagai program dan penambahan infrastruktur telah dipenuhi salah satunya akses jalan dan bangunan ruang pamer kerajinan rotan.

Pemkab Sukoharjo juga telah memfasilitasi pengembangan desa wisata rotan dengan kegiatan Grebek Penjalin. Kegiatan telah dilaksanakan sejak tiga tahun terakhir untuk memfasilitasi perajin rotan memerkan produk kerajinan yang dihasilkan pada masyarakat.

Berbagai kerajinan rotan dipamerkan dalam Grebek Penjalin dengan berbagai jenis produk yang dihasilkan. Produk tersebut seperti gunungan rotan, sepeda rotan dan lainnya. Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi perajin untuk meningkatkan penjualan.

"Grebek Penjalin juga mendekatkan dan mengenalkan rotan pada masyarakat. Berbagai produk unggulan telah dihasilkan dan menjadi andalan warga masyarakat Desa Trangsan," ujar Wardoyo Wijaya.

Bupati berharap perajin rotan di Trangsan, Gatak menjadi lebih semangat dalam menggelar Grebek Penjalin. Sebab kegiatan menjadi andalan masyarakat sekaligus pemerintah.

Ketua panitia penyelenggara Grebek Penjalin Suryanto mengatakan, Grebek Penjalin sudah tiga kali digelar setiap tahun. Pada setiap penyelenggaraan kegiatan banyak produk yang dihasilkan. Panitia juga telah menyiapkan berbagai kegiatan seperti pasar malam, karnaval, wayangan dan lainnya.

"Grebek Penjalin menjadi media bagi perajin mengenalkan produk kerajinan rotan sekaligus meningkatkan penjualan. Selain itu juga bagian dari pengembangan desa wisata," ujar Suryanto. (Mam)

BERITA REKOMENDASI