Gubernur Ganjar Pantau Langsung Penyaluran BST di Banyudono

Editor: Agus Sigit

BOYOLALI, KRjogja.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memantau secara langsung penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Kabupaten Boyolali pada Rabu (4/8/2021). Terlebih, selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ini, Gubernur Ganjar mengawasi penyaluran bantuan ini agar tepat sasaran.

Dalam sidak penyaluran BST di aula Kecamatan Banyudono, Gubernur Ganjar didampingi Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan penyaluran BST yang tidak tepat sasaran. Ada salah satu penerima BST yang mengembalikan bantuan kepada petugas Kantor Pos, dikarenakan yang bersangkutan merupakan perangkat Desa Banyudono.

“Daripada semua saling menyalahkan, nanti mung ngamuk tok, viral di medsos akhirnya kita cerita hal hal yang buruk. Akhirnya kita tangani, sampaikan dengan baik. Masyarakat kita edukasi, nek njenengan memang mampu nggak usah terima kembalikan dengan baik-baik biar nanti kembali kepada Negara,” kata Gubernur Ganjar.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Boyolali, Ahmad Gojali mengatakan, bantuan yang disalurkan kepada masyarakat berupa beras dan uang. Untuk Kabupaten Boyolali, terdapat 62.923 keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan bantuan berupa uang.

“Kita di Kabupaten Boyolali dapat 62.923 KPM dengan total anggaran Rp 37.753.800.000. Sampai hari ini, hari kemarin itu sudah terealisasi 55.265 KPM atau Rp 33.159.000.000 atau 87,83 persen,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI