Gugus Tugas Grogol Bubarkan Hajatan dan Gelar Tes Swab Acak

Bagas Windaryatno menjelaskan, kegiatan sosial, seni dan budaya yang dapat menimbulkan kerumunan diatur sebagai berikut, kegiatan sosial hajatan seperti resepsi pernikahan, khitanan dan kegiatan sejenis untuk sementara tidak diperbolehkan. Khusus untuk hajatan pernikahan hanya dilakukan untuk prosesi ijab qobul dengan jumlah paling banyak 10 orang dan membawa bukti negatif rapid test antigen dan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat serta tidak menyediakan makan ditempat.

Kegiatan seni dan budaya seperti konser musik, pentas seni dan kegiatan sejenis untuk sementara tidak diperbolehkan. Operasi serentak penegakan disiplin protokol kesehatan virus Corona secara masif dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, Polri, TNI di wilayah masing-masing.

“Ada gelaran hajatan di wilayah Solo Baru, Grogol melanggar aturan dalam SE dan dibubarkan. Masyarakat diminta bisa mematuhi aturan karena sekarang masih pandemi virus Corona,” lanjutnya.

Bentuk pelanggaran yang dilakukan penyelenggara hajatan yakni jumlah tamu undangan sangat banyak dan pesta acara meriah. Kegiatan tersebut dikhawatirkan bisa memicu penyebaran virus Corona ditengah penerapan SE tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro.

“Kegiatan bersifat kerumunan massa masih dilarang karena rawan Penyebaran virus Corona. Masyarakat juga wajib menerapkan protokol kesehatan,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI