Gugus Tugas Pantau Dua Tahap Vaksinasi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo terus memantau pelaksanaan program vaksinasi virus Corona. Dua tahap yang sudah dilaksanakan belum semuanya 100 persen terlaksana. Sebab masih banyak sasaran belum menerima vaksin virus Corona.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo per 6 Maret 2021 diketahui pada tahap 1 vaksinasi virus Corona ada sebanyak 6.671 sasaran tenaga kesehatan, dari jumlah tersebut ada 6.609 sasaran sudah menerima vaksin virus Corona. Sedangkan pada tahap kedua ada 6.671 sasaran pelayan publik, sebanyak 3.109 sasaran diantaranya sudah menerima vaksin virus Corona.

Pada tahap kedua vaksinasi virus Corona juga diketahui ada 1.340 sasaran lansia, 887 sasaran diantaranya sudah menerima vaksin virus Corona. Yunia menjelaskan, pada pelaksanaan vaksinasi virus Corona capaian memang belum sepenuhnya selesai 100 persen.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan dilihat dari data sasaran vaksinasi virus Corona pelayan publik sebanyak 6.671 baru ada 3.109 sudah menerima suntikan vaksin virus Corona. Angka tersebut baru separuh dari target yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

“Khusus untuk sasaran lansia belum semua. Sebab pada pelaksanaan vaksinasi virus Corona dengan sasaran lansia pada 5 Maret lalu baru dilaksanakan di dua tempat saja sebagai awalan di Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo dan Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari,” ujarnya, Senin (08/03/2021).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo nantinya akan melaksanakan vaksinasi virus Corona dengan sasaran lansia disemua wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Namun karena terkendala ketersediaan vaksin virus Corona terbatas maka pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan menggunakan skala prioritas.

Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, mengatakan, kuota vaksin virus corona untuk Kabupaten Sukoharjo belum sepenuhnya terpenuhi. Kondisi kekurangan vaksin virus corona dikhawatirkan berdampak pada pelaksanaan vaksinasi.

Karena itu DPRD Sukoharjo berharap kuota vaksin virus corona untuk Kabupaten Sukoharjo segera bisa dipenuhi pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi Jawa Tengah. “Harapannya kuota segera terpenuhi agar vaksinasi virus corona di Kabupaten Sukoharjo berjalan lancar dan cepat selesai,” ujarnya.

DPRD Sukoharjo mengetahui belum terpenuhinya kuota vaksin virus corona setelah melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo. Kekurangan vaksin virus corona cukup besar mengingat kebutuhan di Kabupaten Sukoharjo juga sangat tinggi. (Mam)

BERITA REKOMENDASI