Hadapi Pandemi Covid-19, BUMD di Boyolali Dituntut Kreatif dan Inovatif

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Coronavirus Disease (Covid-19) yang melanda Indonesia banyak sektor yang harus berjuang bertahan agar dapat melanjutkan perekonomian. Dampak pandemi dirasakan oleh berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Kota Susu Boyolali, Jawa Tengah.

Mensikapi hal tersebut empat perusahaan daerah yakni PT. Aneka Karya Boyolali (Perseroda), Perumda Tirta Ampera Boyolali, PT. Bank Boyolali (Perseroda) dan PT. Bank BPR BKK Boyolali akan merumuskan langkah serta rencana ke depannya. Empat perusahaan yang tergabung dalam Paguyuban BUMD di Kabupaten Boyolali menggelar diskusi panel dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di Hotel Al Azhar Azhima, Kecamatan Ngemplak, Jumat (11/3/2021) kemarin. Dengan mengambil tema “Membangun Budaya dan Tata Kelola Perusahaan Menuju BUMD yang Sehat Unggul dan Berkarakter”, diskusi ini diikuti dewan direksi dan karyawan di empat perusahaan daerah tersebut.

“Untuk mendorong lebih inovasi, lebih kreasi dan lebih responsif tanggap dalam menyelesaikan segala persoalan di BUMD karena pengaruh daripada Covid-19 ini daya beli masyarakat yang semakin lemah daya minat juga semakin berkurang,” ungkap Ketua Paguyuban BUMD Kabupaten Boyolali, Sunarno di sela acara.

Diharapkan dengan diskusi tersebut, BUMD dapat memperkuat semangat dan mampu mengimplementasikan atau menindaklanjuti di lingkungan kerja masing masing.

Sementara, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Boyolali, S. Paryanto berupaya untuk mendorong BUMD di Kabupaten Boyolali agar semakin besar dan diharapkan mampu mandiri serta semakin berkembang.

BERITA REKOMENDASI