Hak Pengguna Jalan Hilang, Praktek Pelanggaran Parkir Meluas di Sukoharjo

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Masih cukup banyak penataan parkir kendaraan yang menyalahi aturan dengan menggunakan badan jalan. Penertiban akan dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo agar hak pengguna jalan atau masyarakat umum tidak hilang.

Kepala UPTD Parkir Dishub Sukoharjo Marjono, Kamis (15/3/2018) mengatakan, temuan tersebut baik dari pemantauan petugas maupun laporan keluhan dari masyarakat. Banyak ditemukan kendaraan terparkir sampai memakan badan jalan sampai menimbulkan dampak kesemrawutan dan kemacetan.

Tempat yang ditemukan pelanggaran seperti toko, ruko, rumah makan, bank sampai sekolah. Para pemilik tempat tersebut belum atau sudah memiliki tempat parkir kendaraan namun belum mampu memenuhi kebutuhan.

"Pelanggaran tersebut apabila hanya sesaat atau situasional tidak masalah. Tapi kalau permanen maka akan segera kami tertibkan," ujar Marjono.

Bentuk penertiban akan dilakukan dalam waktu dekat dengan langkah awal memberikan surat peringatan. Apabila tidak ditindaklanjuti maka akan diambil langkah lanjutan dengan penindakan.

Bentuk penindakan dilakukan petugas dengan meminta pemilik kendaraan dan tempat usaha untuk menyingkirkan kendaraan dari lokasi parkir liar menggunakan badan jalan. Penindakan berupa penyegelan dan penyitaan kendaraan tidak dilakukan karena belum ada aturan yang mendukung di Sukoharjo.

Meski hanya penertiban meminta kendaraan disingkirkan dari badan jalan namun Dishub Sukoharjo meminta kepada masyarakat untuk tertib. Sebab praktek parkir menggunakan badan jalan menyalahi aturan dan menghilangkan hak orang lain.

"Penggunaan jalan untuk parkir kendaraan juga rawan terjadi kecelakaan. Karena itu penertiban dilakukan dengan mengembalikan fungsi jalan," lanjutnya.

Beberapa titik yang ditemukan pelanggaran parkir liar seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Dr Moewardi, Jalan Veteran semuanya berada di wilayah Sukoharjo Kota. Lokasi lainnya yakni di Jalan Ir Soekarno Solo Baru Grogol dan di Jalan A Yani Kartasura.

Dilokasi tersebut banyak ditemukan kendaraan terparkir di badan jalan. Keluhan masyarakat datang ke petugas karena sulit mengakses jalan.

"Kami harap titik yang dilarang untuk parkir bisa steril dari kendaraan. Dibeberapa lokasi juga sudah kami pasang rambu larangan," lanjutnya.

Kepala Dishub Sukoharjo Djoko Indrianto menambahkan, pada dasarnya praktek pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa pihak sudah diketahui. Artinya pemilik tempat usaha memahami aturan tidak boleh menggunakan badan jalan untuk parkir kendaraan. Namun mereka tetap nekat melanggar aturan demi kepentingan pribadi agar banyak tamu atau pembeli berdatangan.

Djoko Indrianto menegaskan, praktek pelanggaran tetap tidak boleh dilakukan. Sebab berkaitan dengan parkir kendaraan sudah ada aturan tetap.

"Lokasi parkir sudah ditentukan sesuai aturan dan tidak boleh dilanggar. Lokasi tersebut misal untuk tempat usaha maka harus di dalam dan tidak boleh menggunakan badan jalan," lanjutnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI