Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 62.000

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG (KRjogja.com) – Harga cabai rawit merah terus melambung. Di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Magelang, haeganya masih bertahan di kisaran Rp 62.000 per kilogram. Kenaikan harga ini sudah berlaku sejak akhir Oktober lalu, namun belum ada tanda-tanda akan segera turun.

Sejumlah pedagang sayuran di Pasar Muntilan, harga cabai melambung tinggi disebabkan pasokan tersendat sejak pertengahan bulan lalu. Mereka menduga, banyak daerah belum memasuki masa panen. Sebab lainnya, karena areal pertanian cabe berkurang, seiring para petani lebih memilih menanam padi saat musim penghujan. “Pasokannya terbatas, sehingga harga terus naik,” kata Siti, salah satu pedagang kepada KRjogja.com, Minggu (20/11/2016).

Sementara di Pasar Grabag, perubahan harga cabai cukup fluktuatif. Pada akhir Oktober lalu misalnya, harga cabai rawit merah Rp 50.000 per kilogram. Namun sejak minggu lalu naik lagi menjadi Rp 62.000. “Kalau tidak segera diatasi, besar kemungkinan harga cabai akan terus naik,” imbuh Kepala Pasar Grabag, Saripan.

Kenaikan harga cabai itu, kata Saripan, akibat pasokan dari petani cabai lokal maupun dari pedagang luar daerah tak selancar sebelumnya. Disebutkan hasil pantauan harga cabai dalam beberapa pekan terakhir. Harga cabai rawit merah naik dari semula Rp 50.000 per kilogram menjadi Rp 62.000.

Sedang cabai merah keriting naik dari Rp 45.000 menjadi Rp 50.000. Cabai rawit hijau yang semula Rp 28.000 menjadi Rp 30.000, dan cabai hijau keriting yang dulu Rp 18.000 sekarang Rp 20.000. “Hingga saat ini, kami belum ada informasi sampai kapan harga cabai akan bertahan tinggi,” ungkapnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI