Harga Telur Jeblok, Peternak Ayam Petelur di Boyolali Gulung Tikar

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Memasuki masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Kabupaten Boyolali, ternyata masih dikeluhkan oleh masyarakat khususnya para peternak ayam maupun peternak ayam petelur. Hal tersebut dikarenakan, harga telur yang semakin anjlok dan harga pakan yang masih tinggi.

Untuk mensiasati hal itu, sejumlah peternak ayam melakukan pengurangan populasi ayam miliknya. Seperti yang dilakukan oleh peternak dari Desa Doplang, Kecamatan Teras, Heri Ardianto. Dia mengaku melakukan pengurangan populasi ayam dengan tujuan agar biaya operasional sehari hari masih berjalan.

“Terpaksa kami menjual beberapa ayam kami afkir walaupun sebenarnya itu belum waktunya afkir, masih produktif, tetapi dengan terpaksa untuk bertahan, ayamnya harus dijual,” katanya saat dijumpai di kandangnya, Selasa (12/10/2021).

BERITA REKOMENDASI