Hari Jadi Klaten Momentum Membangkitkan Ekonomi Kerakyatan

Editor: Ary B Prass

 

KLATEN, KRJOGJA.com – Warna warni busana lurik meriahkan upacara puncak peringatan hari jadi ke – 218 Kabupaten Klaten, di Stadion Trikoyo, Kamis (28/7/2022).

Acara dihadiri mantan Bupati Klaten, Suharjono dan Sunarno, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Selain busana kejawen dengan lurik khas Klaten, tata upacara juga menggunakan bahasa Jawa. Pemakaian busana lurik ini sebagai langkah riil upaya menghidupkan ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM lurik.

“Cukup membanggakan, hari ini peserta upacara luar biasa. Para tamu undangan VIP hingga peserta dan petugas upacara, hingga teman-teman media juga mengenakna lurik. Ini potensi yang luar biasa dan sangat membanggakan,” kata Bupati Klaten Sri Mulyani.

Lebih lanjut Bupati mengemukakan, dengan adanya himbauan mengenakan sorjan dan kebaya lurik pada hari jadi Klaten, maka sudah bisa megnhidupkan kembali UMKM khsususnya tenun lurik, yang selama dua tahun tiarap akibat pandemi.

“Saya mendapat pesan dari teman-teman UMKM lurik. Mereka berterimah kasih, setelah dua tahun sepi, sekarang dagangan habis dibororng untuk kostum peringatan hari jadi Klaten,” jelas Bupati.

Mantan Bupati Klaten Sunarno mengemukakan, dengan kondisi resesi ekonomi dunia, perlu kehati-hatian, butuh efiesiensi pelaksanaan anggaran dan sasaran masyarakat.

Perekonomian masyarakat, juga UMKM perlu mendapat perhatian agar pergerakan ekonomi masyarakat lebih baik sehingga kesejahteraan juga baik. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan lebih kuat dalam menanggulangi perubahan ekonomi yang makin sulit serta harga yang cenderung naik.

“Harga-harga naik ini kondisinya akan agak lama, karena global,” kata Sunarno.

BERITA REKOMENDASI