Hari Kesaktian Pancasila Dirayakan dalam Keberagaman Budaya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) yang diperingati dengan gelaran festival reog dan berbagai kesenian lintas budaya bertajuk 'Festival Reog Bhayangkara', Minggu (1/10/2017) di Kota Boyolali mendapat apresiasi dan antusiasme dari masyarakat. Keragaman budaya dalam acara yang diinisiasi oleh Pemkab dan Polres Boyolali tersebut menjadi simbol keberagaman sebagai tonggak Pancasila.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 101 kelompok kesenian tradisional yang terdiri dari puluhan kelompok reog dan beberapa kesenian tradisi lain unjuk gigi di sepanjang jalan Pandanaran, Boyolali Kota. Selain kesenian tradisional, terdapat pula kelompok kesenian barongsai dan kelompok drum band SMA Taruna Nusantara.

Di kawasan Tugu Jam, masing-masing kelompok beratraksi di depan panggung kehormatan dan ditonton oleh pejabat dan tokoh Boyolali, diantaranya Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, Dandim 0724, Letkol Arh Nova Mahanes Yudha, Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto, dan Sesepuh Boyolali, Seno Kusumoarjo.

Wabup Boyolali, M. Said mengatakan, acara yang diselenggarakan sebagai peringatan HKP dengan mengangkat buda sebagai simbol keberagaman dinilai sangat tepat. selain merayakan HKP dengan menghormati keberagaman, festival reog ini sekaligus sebagai bentuk dukungan untuk kelestarian kesenian tradisional yang saat ini makin tersisih seni modern.

"Inilah satu wujud kebersamaan untuk menjaga nilai-nilai yang terkandung Pancasila seperti harapan kita semua," kata Wabup.

Inisiatif Polres Boyolali menyelenggarakan kegiatan tersebut, menurut Wabup, juga selarans dengan arah pembangunan di Boyolali yang sedang berupaya mendongkrak sektor pariwisata.

Sementara itu Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi menambahkan, festival Reog Bhayangkara Boyolali 2017 merupakan kegiatan untuk mengangkat ragam kesenian tradisional agar terus berkembang lestari. Reog, yang lebih dikenal sebagai kesenian asal Ponorogo, ternyata berkembang pesat di dengan adanya puluhan kelompok yang bermunculan di Boyolali.

"Semoga budaya dan pariwisata di Boyolali semakin berkembang. Sukses untuk Boyolali,” pungkas kapolres. (Gal)

 

BERITA REKOMENDASI