Hilang Dua Hari, Dua Pendaki Merapi Berhasil Ditemukan

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Dua pendaki Gunung Merapi Yang dilaporkan hilang sejak Selasa (12/12/2017) kemarin, akhirnya ditemukan dengan kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi sehat, Kamis (14/12/2017) pagi. Dari informasi yang disampaikan melalui keterangan tertulis di posko pendakian, dua pendaki yang hilang saat bersama-sama turun dari puncak Merapi tersebut ditemukan di lokasi dan waktu terpisah.

M Zada Lubab (20) warga Celembo, Desa Lopak, Tuntang, Kabupaten Semarang, ditemukan pada pukul 06.49 WIB di jalur pendakian Sapu Angin, Kabupaten Klaten. Selanjutnya pada pukul 08.40 WIB, Sucipto (32) warga Rempoah, Baturaden, Kabupaten Banyumas akhirnya juga ditemukan.

Pada Rabu (13/12/2017) sore kemarin, SAR Klaten mendeteksi adanya orang yang bergerak di hulu sungai Kaliworo hingga kawasan Pasar Bubrah. Petugas Tim SAR kemudian menuju lokasi dan mendeteksi adanya sorot lampu senter sekitar pukul satu dinihari, namun karena jarak yang jauh, Sucipto belum terjangkau karena sorot lampu kemudian terhalang kabut tebal yang turun.

Baru pada pagi harinya, tim yang melakukan penyisiran dan berhasil menjangkau posisi Sucipto. Komandan SAR Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo membenarkan bahwa kedua pendaki sudah ditemukan dan saat ini dalam proses evakuasi. "Iya, sudah ketemu," ucapnya pendek.

Diberitakan sebelumnya, dua pendaki yang hilang tersebut mendaki melalui pintu Pos Selo pada Senin (11/12/2017) kemarin, namun hilang saat turun dari puncak Merapi, Selasa (12/12/2017). Zada mendaki bersama 10 temannya dan bertemu Sucipto, yang melakukan pendakian sendiri, di kawasan puncak.

Karena tak ingin memperlambat perjalanan turun rombongan karena kakinya yang cedera, Zada, ditemani Sucipto, memutuskan berpisah dari rombongan dan berjanji bertemu di camp pendakian mereka di kawasan Pasar Bubrah. Namun keduanya tak juga muncul hingga kemudian dilaporkan hilang. (Gal)

BERITA REKOMENDASI