Hindarkan Tabrakan, Truk Tronton Melintang di Tengah Jalan

BOYOLALI (KRjogja.com) – Sebuah truk tronton yang mengangkut 20 ton plat besi mengalami kecelakaan, Kamis (22/9/2016) di jalur Solo – Semarang, tepatnya di depan Puskesmas Mojosongo. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meski kemacetan panjang terjadi selama proses evakuasi.  

Dari informasi yang dihimpun, tronton bernopol H 1999 BP yang dikemudikan Dadang Yulianto (38), warga Manyaran, Semarang, melaju  dari arah utara. Saat sampai di pertigaan di depan pabrik Wijaya Karya, Yulianto dikagetkan oleh sebuah tronton keluar dari arah timur masuk ke jalan besar. Secara reflek Yulianto menginjak rem namun tak cukup menghentikan laju tronton yang mengangkut muatan berat tersebut.  

Untuk menghindari tabrakan dengan tronton serta sebuah mobil dan motor yang ada di jalurnya, ia membanting setir ke arah kanan menerabas median jalan. Saat bersamaan, dari arah selatan melintas sebuah sepeda motor yang dikendarai Herlida Ayu (24), warga Baki, Sukoharjo. Motornya masuk ke kolong tronton namun Herlida selamat dan hanya mengalami bengkak di kepala bagian belakang. Sementara kepala trus masuk ke halaman Puskesmas Mojosongo.

Karena tronton berhenti melintang menutup jalur dari selatan, kemacetan panjang pun terjadi. Arus dari arah selatan terpaksa dialihkan. Jalur dari arah utara terpaksa dibuat menjadi dua lajur. Arus baru lancar sekitar pukul sebelas siang setelah tronton dan muatannya dievakuasi.  

Kapolres Boyolali AKBP M Agung Suyono meminta maaf atas kemacetan selama proses evakuasi. Untuk memperlancar arus, pihaknya melakukan rekayasa lalin dengan mengalihkan arus kendaraan di jalur utama Solo – Semarang tersebut.

"Setelah proses evakuasi korban, petugas langsung fokus untuk mengatasi kemacetan, antara lain dengan pengalihan arus," ucapnya. (R-11)‎

 

BERITA REKOMENDASI