Hormati Adat, Karyanto Wibowo Bersurjan

KLATEN, KRJOGJA.com – Mengenakan baju surjan warna merah dan blangkon hitam dengan aksen merah pula pada bagian samping, membuat Karyanto Wibowo, (Direktur Pembangunan Berkelanjutan Danone Indonesia) berbeda dengan penampilan keseharianya.

Saat didaulat untuk pidato, naik ke mimbar dengan gaya priyayi Jawa. Namun, mengaku ragu saat akan memulai pidatonya, karena harus berbahasa Jawa, selaras dengan pakaian adat yang dikenakan. “Kalau harus dengan Bahasa Jawa kromo inggil pasti nanti malah campur aduk , jadi mohon ijin saya dengan Bahasa Indonesia saja,” kata Karyanto.

Sama halnya yang dilakukan oleh jajaran pejabat Danone Aqua lainya, saat acara penandatanganan MoU antara Aqua Pabrik Klaten dengan Pemerintah Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Selasa (19/09/2017). Rama Zakaria, Rony Rusdiansyah, Nurdin Suyono, dan Muhammad Ramadhan, juga mengenakan surjan.

Mereka yang semula datang dengan baju batik  sangat rapi, sampai di lokasi acara terpaksa ganti dengan pakaian adat Jawa, surjan, lengkap dengan kain jarit dan blangkon serta dengan keris terselip di Punggung. Pada hari itu perangkat desa seluruhnya mengenakan pakaian adat Jawa. Ketentuan yang dipatuhi setiap tanggal 20, sesuai tanggal HUT Bantul. (Sit)

BERITA REKOMENDASI