Imbas Banjir, Pemkab Sukoharjo Siapkan Bantuan Bibit Padi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 379 hektare lahan pertanian disejumlah wilayah di Sukoharjo terdampak banjir. Petugas masih melakukan pemantauan mengenai kondisi terakhir tanaman padi petani. Apabila ada kerusakan sampai menyebabkan tanaman padi rusak atau mati maka pemerintah menjamin akan memberikan bantuan bibit. 

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Netty Harjianti, Minggu (10/3) mengatakan, Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo sudah menerjunkan petugas melakukan pendataan dan pemantauan wilayah terdampak banjir dengan sasaran khususnya lahan pertanian. Hasilnya ditemukan 379 hektare tanaman padi terendam banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo dan sungai lainnya. Ketinggian air dan usia tanam padi terdampak banjir bervariasi. 

“Petani juga kami minta aktif memberikan informasi ke petugas yang melakukan pendampingan. Apabila ada masalah akibat terdampak banjir maka segera laporkan. Termasuk bila ada tanaman padi mati maka nanti ada bantuan bibit padi,” ujarnya. 

Dalam pemantauan tersebut petugas belum menemukan adanya kerusakan parah tanaman padi petani yang menyebabkan puso. Kondisi tanaman padi masih bisa selamat karena usia tanam sudah cukup lama. Selain itu rendaman air juga tidak terlalu lama sehingga membuat tanaman padi terselamatkan. 

Meski begitu Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo terus melakukan pemantauan wilayah khususnya pada lahan pertanian. Hal itu untuk memastikan tidak ada tanaman padi mati atau puso sampai menyebabkan gagal panen. 

Pemkab Sukoharjo siap memberikan bantuan bibit padi pada petani apabila ditemukan kasus puso akibat banjir. Bantuan diberikan agar petani dapat melanjutkan tanam sampai panen padi pada musim tanam kali ini. (Mam)

BERITA REKOMENDASI