Infrastruktur Bandara Adi Sumarmo Dibenahi

BOYOLALI.KRJOGJA.com – Upaya pemerintah untuk menjadikan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo sebagai salah satu bandara hub di Jawa, terus dilakukan. Berbagai langkah perbaikan dan pembenahan sarana penunjang operasional bandara pun dikebut guna mewujudkan komitmen tersebut.

Berbagai pekerjaan perbaikan dan pembenahan yang saat ini tengah dilakukan di Bandara Adi Soemarmo antara lain, perluasan area parking stand pesawat (apron), terminal penumpang dan pembangunan stasiun kereta bandara. 
"Pembenahan dan perbaikan infrasruktur ini diharapkan akan meningkatkan kualitas layanan Bandara Adi Sumarno," kata Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso, saat meninjau lokasi pembangunan insfrastruktur di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Sabtu (17/03/2018).

Agus menjelaskan, apron Bandara Adi Soemarmo diperluas dari semula 540 meter persegi (m2) ditambah 215 m2 menjadi 755 m2. Dengan selesainya perluasan ini maka akan ada tambahan lima (5) pesawat lagi yang mampu ditampung di apron Bandara Adi Soemarmo. "Sehingga parking stand bisa menampung total menjadi 15 pesawat narrow body," ujarnya.

Tambahan apron tersebut juga akan mampu menampung tiga (3) pesawat berbadan lebar (wide body) yang biasa dioperasikan pada musim Haji. "Kenapa kita perlu pesawat wide body, karena penerbangan haji dan umroh dari Bandara Adi Soemarmo ini cukup besar, sehingga perlu mendapat pelayanan yang baik," jelas Agus.

Agus menambahkan, frekuensi penerbangan haji di Indonesia ini paling banyak berada di Bandara Adi Soemarmo Solo. "Untuk itu kita, khususnya stakeholder penerbangan seperti Angkasa Pura I memang mendorong agar layanan penerbangan haji dari Embarkasi Solo bisa ditingkatkan," katanya.

Pengerjaan tambahan apron ini ditargetkan akan selesai pada Mei 2018. Dengan dioperasikannya apron tambahan, maka aktivitas penerbangan komersial tidak akan terganggu dengan jadwal embarkasi dan debarkasi haji di Bandara Adi Soemarmo.

Agus meyakini, dengan pengembangan Bandara Adi Soemarmo juga bisa menambah rute dan penumpang internasional ke bandara tersebut. Saat ini, terdapat tiga maskapai yang melayani rute internasional yaitu Garuda Indonesia, Air Asia, dan Lion Air dengan dua tujuan yaitu Jeddah dan Kuala Lumpur. (Imd)

BERITA REKOMENDASI