Ingin Naik Haji, Warga Sukoharjo Harus Menunggu Selama 20 Tahun

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Daftar tunggu keberangkatan ibadah haji reguler di Sukoharjo selama 20 tahun. Apabila mendaftar pada tahun 2017 sekarang maka jamaah baru bisa diberangkatkan pada tahun 2037 mendatang. Hal tersebut disebabkan karena tingginya animo masyarakat untuk beribadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sukoharjo Ihsan Muhadi, Rabu (3/1/2018) mengatakan, daftar tunggu keberangkatan ibadah haji reguler di Sukoharjo terus bertambah. Sampai awal tahun 2018 selama 20 tahun. Jumlah pendaftar ibadah haji di kantor Kemenag Sukoharjo bertambah. Sekarang rata rata per hari mencapai 20 sampai 25 orang. Jumlah tersebut naik dibanding tahun sebelumnya.

Lamanya daftar tunggu sudah diinformasikan petugas kantor Kemenag Sukoharjo kepada masyarakat. Hal itu dilakukan setiap kali ada pengajuan permohonan pendaftaran. Hasilnya masyarakat memahami karena memang jumlah pendaftar banyak.

“Lamanya daftar tunggu karena banyaknya pendaftar ibadah haji reguler tidak hanya di Sukoharjo tapi juga disemua daerah,” ujar Ihsan Muhadi.

Kemenag Sukoharjo sudah menjalankan tugas sesuai aturan dari pemerintah pusat pada masyarakat saat akan mendaftar ibadah haji reguler. Salah satunya berkaitan dengan pembatasan usia bagi anak anak yang boleh berangkat ibadah haji minimal usia 12 tahun.

Aturan lainnya berkaitan dengan pembatasan bagi masyarakat yang sudah menjalankan ibadah haji. Mereka akan dikenai syarat minimal 10 tahun lagi baru bisa kembali diberangkatkan ibadah haji.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sukoharjo Arif Hanafi mengatakan, total kuota haji reguler Provinsi Jawa Tengah sebanyak 32.325 orang jamaah. Khusus untuk Kabupaten Sukoharjo kuota haji tahun 2018 yang akan diberangkatkan sebanyak 746 orang jamaah. Diluar itu tercatat ada sebanyak 34 orang jamaah masuk dalam daftar jamaah haji reguler cadangan.

Khusus untuk jamaah haji cadangan akan ditentukan pada saat terakhir sebelum diberangkatkan. Hal itu sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat. Selain itu juga untuk menunggu kepastian dimana calon jamaah haji reguler ada atau tidaknya dibatalkan untuk diberangkatkan.

“Posisi sekarang Kemenag Sukoharjo akan melakukan persiapan pembuatan paspor bagi calon jamaah haji,” ujar Arif Hanafi.(Mam)

 

BERITA REKOMENDASI