Input Data Tertunda, DKK Sukoharjo Terus Proses Sinkronisasi Data Corona

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo terus melakukan sinkronisasi data terpadu Corona Jateng terkait perkembangan kasus virus Corona. Kondisi tersebut berdampak pada penambahan kasus khususnya angka kematian belum normal. Akibatnya angka kematian seakan tetap terlihat tinggi.

Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Selasa (31/8/2021) mengatakan, proses sinkronisasi data terkait kasus virus Corona masih terus dilakukan. Sinkronisasi dilakukan terhadap data daerah dengan Corona Jateng.

Proses integrasi data dilakukan petugas dengan menginput angka kematian khususnya yang belum diunggah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sejak awal tahun. Data delay atau tertunda perlu diinput mengingat dalam prosesnya perlu menunggu hasil pemeriksaan swab PCR.

“Ada informasi angka kematian masih tetap tinggi diatas 60 kasus per hari. Padahal sebenarnya data riil sendiri justru tidak ada laporan kematian. Itu data tertunda yang masih perlu di upload dengan melakukan sinkronisasi data dengan Corona Jateng,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI