Insentif Petugas Pemungut PBB Sukoharjo Naik

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo memberikan bimbingan teknis bagi petugas pemungut pajak bumi dan bangunan (PBB). Kegiatan dimaksudkan untuk percepatan pelunasan pembayaran dari wajib pajak. 

Pada kesempatan tersebut Pemkab Sukoharjo juga memberikan tambahan insentif bagi petugas pemungut PBB dari sebelumnya Rp 2.000 naik menjadi Rp 2.500 untuk setiap Surat Penagihan Pajak Terhutang (SPPT).

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Sukoharjo RM Suseno Wijayanto, Kamis (2/8) mengatakan, bimbingan teknis digelar di pendapa Graha Satya Praja (GSP) Setda Sukoharjo. Kegiatan sangat penting dilakukan terhadap petugas pemungut PBB. Sebab merekalah yang jadi kunci utama bagi Pemkab Sukoharjo untuk bisa merealisasikan pelunasan PBB dari wajib pajak.

Para petugas pemungut pajak didatangkan dari pihak desa untuk mendapatkan materi langsung dari sejumlah petugas. Mereka seperti dari Badan Keuangan Daerah, Inspektorat dan Polres Sukoharjo.

Harapannya setelah mendapatkan bimbingan teknis para petugas pemungut PBB bisa lebih tertib baik secara administrasi keuangan, penarikan dan pembayaran pajak.

"Tentunya juga setelah ada bimbingan teknis ini pencapaian pelunasan pembayaran PBB bisa menjadi lebih cepat," ujar RM Suseno Wijayanto.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, kegiatan bimbingan teknis ini menjadi sebuah pendekatan efektif dari daerah kepada para petugas pemungut PBB. Pemkab Sukoharjo berharap ada peningkatan penerimaan pajak yang diterima daerah. Laporan terakhir yang masuk pada triwulan kedua atau Juni mencapai Rp 13 miliar atau sebesar 50 persen dari target yang ditetapkan.

Capaian pembayaran pajak tersebut sudah baik berkat kerja keras semua pihak baik camat, kepala desa, lurah dan petugas pemungut pajak. Selain itu partisipasi masyarakat juga tinggi dengan bersedia membayar pajak sebelum jatuh tempo. (Mam)

BERITA REKOMENDASI