Inspektorat Awasi Ketat Penggunaan Dana Desa

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Inspektorat Sukoharjo melakukan pendampingan dan pengawasan ketat terhadap 150 desa dalam penggunaan dana desa terkait penyebaran virus corona. Antisipasi dilakukan untuk mencegah pelanggaran dan dana bisa digunakan sesuai aturan dalam penanganan virus corona. Sebab sistem yang berjalan sekarang mengalami perubahan drastis dibanding tahun sebelumnya.

Inspektur Sukoharjo Djoko Ipung Poernomo, Jumat (29/05/2020) mengatakan, pendampingan dan pengawasan ketat sudah rutin dilakukan Inspektorat Sukoharjo terhadap penggunaan dana desa dan alokasi dana desa di 150 desa di 11 kecamatan di Sukoharjo setiap tahun. Namun khusus tahun 2020 ini perlakuan yang dilakukan petugas berbeda dibanding tahun lalu karena kondisi pandemi virus corona.

Bentuk pendampingan dan pengawasan ketat dilakukan Inspektorat Sukoharjo sesuai dengan arahan pemerintah pusat terkait penggunaan dana desa. Dalam arahan tersebut pemerintah pusat meminta kepada lembaga pengawas untuk membantu dalam pendampingan dan pengawasan penggunaan dana desa terkait penyebaran virus corona.

Dana desa yang jumlahnya bervariasi di masing masing desa diarahkan pemerintah pusat untuk digunakan terkait penanganan Virus Corona. Dalam penggunaan tersebut pemerintah desa wajib melaksanakannya secara transparan dan akuntabel.

BERITA REKOMENDASI