Inspektorat Boyolali Kampanye Anti Korupsi Melalui Lomba Video

Penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Video Anti Korupsi dilaksanakan secara live streaming di channel Youtube Inspektorat Boyolali terhubung langsung dengan salah astu pejabat di Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

“Inspektorat sebagai katalisator dari pemerintah daerah juga disamping melaksanakan kegiatan rutinnya kami juga berusaha mendorong agar masyarakat lebih meningkatkan pendisiplinan atas protokol kesehatan, diantaranya melalui lomba video yang kita selenggarakan ini,” imbuh Insan.

Langkah Inspektorat Daerah Kabupaten Boyolali tersebut mendapat apresiasi Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Giri Suprapdiono. Menurutnya, sumbangan terbesar yakni partisipasi dari masyarakat, sebagai media pembelajaran dapat dilaksanakan masyarakat. Sehingga upaya pendisiplinan terhadap protokol kesehatan terus berjalan dan semakin banyak tersampaikan.

“Apa yang dibuat oleh Inspektorat Boyolali ini adalah dalam rangka membangun nilai. Tujuannya bukan membuat orang Boyolali takut korupsi atau tidak bisa korupsi. Tetapi membuat orang Boyolali tidak ingin korupsi dengan media seni,” tegas Giri.

Kegiatan penyerahan hadiah dengan total uang senilai Rp 15 juta ini dihadiri para pemenang lomba video. Video berjudul “Berbenah” atas nama Muhammad Abdul Rochim menjadi Juara I dalam Lomba Video Inovasi Anti Korupsi Boyolali. Selain itu juara II berjudul “Kanggo Rini”, pemenang juara III berjudul “Amanah atau Serakah”. (*_1/Sit)

KPK

BERITA REKOMENDASI