Izin Segera Keluar, Yarsis Lengkapi Syarat Operasional RSIS Pabelan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Yayasan Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis) mengajukan izin operasional Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS) Pabelan, Kartasura ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo. Dalam pengajuan tersebut juga dilampirkan berita acara pelaksanaan eksekusi dari Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo. Lampiran diperlukan sebagai dasar Yarsis memiliki kewenangan penuh sah mengelola RSIS Pabelan, Kartasura setelah sebelumnya sempat bersengketa dengan Yayasan Wakaf Rumah Sakit Islam Surakarta (YWRSIS).

Ketua Pengawas Yayasan Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis) Muhammad As’ad, Rabu (31/7/2019) mengatakan, Yarsis sudah mengajukan kembali persyaratan perizinan pada DKK Sukoharjo untuk mengoperasionalkan RSIS Pabelan, Kartasura. Sebab pengajuan sebelumnya masih dianggap belum lengkap. Namun akhirnya dilengkapi dengan lampiran berita acara pelaksanaan putusan eksekusi dari PN Sukoharjo.

Surat pengajuan izin dipastikan sudah diterima DKK Sukoharjo dan diharapkan Yarsis segera diproses. Sebab semua syarat telah dilengkapi oleh Yarsis dan diharapkan izin operasional segera turun. Namun sebelum itu masih ada tahapan terakhir lainnya berupa visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. 

Visitasi itu wajib menjadi syarat setelah DKK Sukoharjo sebelumnya sudah melakukan pra visitasi di RSIS Pabelan, Kartasura. Tahap akhir tinggal dilaksanakan visitasi dari Dinas Kesehatan Pravinsi Jawa Tengah. Rencananya kegiatan tersebut akan digelar awal Agustus.

"Untuk perkara hukum telah selesai setelah ada eksekusi dari PN Sukoharjo. Berita acara eksekusi itu kami lampirkan untuk pengajuan kembali izin operasional ke DKK Sukoharjo," ujarnya.

Yarsis sendiri siap membuka kembali operasional RSIS Pabelan, Kartasura setelah mendapatkan izin dari DKK Sukoharjo. Pelayanan sementara hanya diberlakukan pada masyarakat untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sedangkan lainnya menyusul menunggu kelengkapan.

"Izin operasional segera keluar dan RSIS Pabelan bisa membuka kembali normal pelayanan kesehatan pada masyarakat," lanjutnya.

Plt Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, benar Yarsis sudah mengajukan kelengkapan berkas izin operasional RSIS Pabelan, Kartasura. Surat pengajuan dilengkapi dengan lampiran berita acara pelaksanaan eksekusi dari PN Sukoharjo. Kelengkapan tersebut menjadi syarat wajib Yarsis sebagai pengelola sah RSIS Pabelan, Kartasura. Sebab sebelumnya muncul masalah sengketa yayasan dengan YWRSIS.

DKK Sukoharjo setelah menerima pengajuan berkas dari Yarsis akan segera melakukan proses izin operasional RSIS Pabelan, Kartasura. Dalam proses tersebut DKK Sukoharjo akan berkoordinasi dengan Pemkab Sukoharjo. Sebab proses izin membutuhkan kerjasama dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Proses tahapan sudah dipenuhi oleh pihak Yarsis untuk membuka pelayanan kesehatan di RSIS Pabelan, Kartasura. Dokumen pengajuan sudah kami terima dan lengkap termasuk berita acara pelaksanaan eksekusi dari PN Sukoharjo. Maka setelah ini kami proses," ujarnya.

Yunia menyakini, proses penerbitan izin operasional tidak akan lama lagi turun ke RSIS Pabelan, Kartasura. Sebab dari sisi teknis sudah dipenuhi Yarsis selaku pengelola. Hal itu seperti terlihat pada kelengkapan alat, kalibrasi alat, tenaga medis dan lainnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI