Jadikan Sukoharjo Lumbung Beras, Petani Gropyokan Tikus Serentak

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa memimpin kegiatan gropyokan tikus di area sawah di wilayah Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Jumat (9/4/2021). Petani diminta untuk menerapkan pola tanam dan panen serentak untuk menghindari serangan hama tikus. Gropyokan hama tikus dilakukan serentak untuk memaksimalkan hasil panen padi mengingat Kabupaten Sukoharjo merupakan daerah lumbung pangan nasional.

Etik Suryani mengatakan, kegiatan gropyokan tikus seperti dilakukan bersama petani di Desa Pranan, Kecamatan Polokarto sangat penting. Sebab cara tersebut sangat efektif mematikan tikus sekaligus pengendalian hama dalam waktu bersamaan. Selain itu bisa memutus siklus perkembangbiakan hama yang bisa mengancam tanaman padi petani.

Hama tikus sekarang menjadi ancaman serius dan meresahkan petani tidak hanya di Desa Pranan, Kecamatan Polokarto tapi juga wilayah lain. Serangan hama tikus membuat tanaman padi rusak dan menurunkan produktivitas panen.

“Petani diharapkan menerapkan pola tanam serentak. Jadi saat tanam dan panen bisa bersamaan semua untuk menekan serangan hama tikus. Petani juga diminta melakukan gropyokan tikus menjelang tanam dan setelah panen padi,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI