Jadwal Pelantikan 125 Kades Terpilih Mundur 26 Desember

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pelantikan terhadap 125 kepala desa (kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa (pilkades) pada 11 Desember lalu diundur. Apabila jadwal sebelumnya pelantikan akan digelar 21 Desember maka mundur menjadi 26 Desember. Penyebabnya karena Pemkab Sukoharjo masih membutuhkan waktu untuk persiapan dan menunggu kesediaan bupati mengingat padatnya agenda kerja.

Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemkab Sukoharjo Setyo Aji Nugroho, Jumat (14/12/2018) mengatakan, jadwal pengunduran pelantikan terhadap 125 desa kades terpilih sudah final setelah ada keputusan dari bupati. Jadwal tersebut kemudian disosialisasikan oleh Pemkab Sukoharjo kepada semua pihak terkait.

Hal itu untuk pemberitahuan mengingat sebelumnya telah ditetapkan jadwal pelantikan 21 Desember. Namun kemudian diundur menjadi 26 Desember.

Pengunduran jadwal pelantikan 125 kades terpilih sudah dilakukan pengkajian dan sesuai dengan regulasi yang ada. Karena itu tidak ada unsur pelanggaran apapun dilakukan oleh Pemkab Sukoharjo.

Aturan yang dimaksud seperti tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 55 tentang Pelantikan Kades. Disana dijelaskan tentang kelonggaran waktu pelantikan terhadap kades terpilih hasil penyelenggaraan pilkades paling lama 30 hari.

Batas waktu tersebut masih dianggap cukup oleh Pemkab Sukoharjo untuk melantik kades terpilih, pelaksanaan pilkades sendiri digelar pada 11 Desember kemarin. Rencananya pelantikan terhadap 125 kades terpilih akan diselenggarakan dalam satu waktu dan tempat yang sama dipimpin Bupati Sukoharjo. Mengenai tempat dimungkinkan akan dilaksanakan di pendapa Graha Satya Praja (GSP) Setda Sukoharjo.

Sambil menunggu proses pelantikan digelar Bagian Pemdes Pemkab Sukoharjo sampai hari terakhir Jumat (14/12/2018) tidak ada laporan masuk dari masyarakat atau calon kepala desa mengenai hasil pilkades. Sebelumnya Pemkab Sukoharjo memberi waktu selama tiga hari terhitung usai gelaran Pilkades Selasa (11/12/2018) kemarin untuk mengajukan keberatan atau protes tentang hasil pilkades.

"Tidak ada laporan resmi masuk kepada kami. Tapi kalau sekedar isu ungkapan kekecewaan memang ada. Tapi itu juga tidak bisa diproses karena belum tentu kebenarannya," ujarnya.

Nantinya usai dilantik bersama maka sebanyak 125 kades terpilih resmi menjabat sebagai kades di desanya masing masing. Mereka kemudian tinggal menjalankan tugasnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI