Jaga Ekosistem, Temuan Ular Dilepasliarkan ke Sawah

Damkar Sukoharjo juga melakukan penyerahan ular yang ditemukan ke komunitas satwa. Ular tersebut diharapkan bisa dipelihara dan tidak mati. Keberadaan komunitas satwa tersebut sangat membantu mengingat temuan ular sangat banyak.

“Pekan kemarin kami menyerahkan lima ekor ular ke komunitas satwa untuk dipelihara. Ular itu menjadi lebih terjaga karena dipelihara secara rutin oleh komunitas,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Netty Harjianti mengatakan, petani sudah didorong untuk lebih ramah lingkungan dalam penanganan serangan hama tikus. Caranya dengan memanfaatkan hewan sebagai predator mematikan tikus. Hewan tersebut seperti burung hantu dan ular yang banyak ditemukan di alam sekitar di Sukoharjo.

Pemanfaatan hewan predator sebagai pengendali serangan hama tikus sudah banyak diterapkan petani. Hal itu terlihat dari hasil pemantauan dan keterangan petani disejumlah wilayah. Pengembangan bahkan terus dilakukan petani bersama kelompok tani untuk menambah hewan predator.

“Ular sawah dan burung hantu sudah dipakai petani Sukoharjo sejak lama sebagai hewan predator menangani hama tikus,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI