Jaga Kondusifitas Sukoharjo, Deklarasi Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkis

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Deklarasi Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkis digelar di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Senin (19/10/2020). Kegiatan digelar Polres Sukoharjo diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), elemen masyarakat, elemen mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat (ormas). Deklarasi dimaksudkan untuk tetap menjaga kondusifitas daerah dan kerukunan bersama.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, mengatakan, perlu usaha bersama semua pihak untuk mewujudkan Sukoharjo tertib dan aman. Salah satu yang dilakukan seperti Deklarasi Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkis. Kegiatan ini sangat positif karena mengedepankan usaha menjaga menjaga kondusifitas daerah dan kerukunan bersama.

Deklarasi dilakukan dengan pembacaan dan penandatanganan bersama. Ada empat poin dalam deklarasi tersebut, masing masing memegang teguh idiologi Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menjaga kerukunan dalam bingkai NKRI untuk mewujudkan Indonesia yang damai, sejahtera dan maju, menolak segala bentuk intoleransi, kekerasan dan berita hoax dan anarkisme, serta bersama-sama berkomitmen menjaga wilayah Sukoharjo tetap aman dan kondusif.

“Beberapa waktu lalu terjadi aksi demontrasi menolak Undang Undang Cipta Kerja di Kartasura berujung aksi anarkis berupa perusakan fasilitas umum dan juga aset daerah oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Perlu usaha bersama mewujudkan Sukoharjo tertib dan aman,” ujarnya.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan mengatakan, Deklarasi Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkis merupakan kesepakatan bersama dalam menolak aksi anarkis sangat positif. “Aksi anarkis perlu ditolak bersama agar Sukoharjo kondusif. Demo di Kartasura beberapa waktu lalu berujung anarkis tidak boleh terulang,” ujarnya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, penting menjaga stabilitas daerah dengan menolak segala bentuk anarkisme. Penolakan dilakukan dengan melibatkan semua pihak dalam sebuah kegiatan deklarasi bersama. Kondusifitas yang terjaga akan membuat masyarakat nyaman dan aman serta meningkatkan perekonomian.

“Deklarasi dilakukan dengan melibatkan semua pihak untuk menjaga kondusifitas Sukoharjo. Masyarakat jangan mudah terpancing berita hoax dan menimbulkan aksi anarkis,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI