Jaga Produksi Beras, Sektor Irigasi Jadi Perhatian Khusus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Dalam upaya mencapai target sebagai lumbung pangan nasional, Pemkab Boyolali terus benahi fasilitas di sektor pertanian, terutama di sektor produksi beras yang menjadi salah satu komoditas unggulan. Salah satunya yakni dengan pemanfaatan sistem saluran irigasi yang menjadi penentu jumlah produksi. 

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali, Bambang Jiyanto menjelaskan, untuk tahun ini, ada empat titik saluran irigasi yang dibangun dengan bersumber dari APBD, dengan masing-masing titik pembangunan sebesar Rp150 juta. Lokasinya yakni di dua wilayah kecamatan lumbung padi Boyolali, yakni Kecamatan Sawit di Desa Jatirejo dan Kateguhan, serta Kecamatan Banyudono di Desa Jembungan dan Jipangan. 

"Mudah-mudah setelah kita bangunkan masyarakat mau memelihara kebersihan agar saluran ini tidak cepat rusak," katanya beberapa waktu lalu. 

Saat ini, saluran dan pengaturan irigasi menjadi salah satu prioritas untuk menjaga kesinambungan produksi beras di Boyolali yang sudah mampu surplus. Pemetaan saluran irigasi terus dilakukan. Kerusakan akan diperbaiki, kekurangan akan disempurnakan, dan kebutuhan irigasi akan dibangun. Hal itu, katanya, agar produksi beras di Boyolali bisa tetap maksimal. Meski sering ada kendala hama dan kekeringan, namun sektor irigasi adalah sarana utama untuk keberhasilan sektor pertanian. 

"Harus ada perhatian khusus untuk irigasi, agar sektor pertanian, khususnya beras, di Boyolali tetap terjaga," tandasnya. (Gal)‎

BERITA REKOMENDASI