Jangan ‘Ngeyel’, Pelaku Usaha Diminta Patuhi PPKM Darurat

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo meminta pada pelaku usaha untuk mematuhi Instruksi Bupati Sukoharjo Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Virus Corona dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Virus Corona di wilayah Jawa dan Bali. Aturan tersebut berlaku mulai 3-20 Juli 2021 demi menekan sekaligus mencegah lonjakan kasus positif virus Corona.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Iwan Setiyono, Minggu (4/7/2021) mengatakan, pemerintah pusat, provinsi Jawa Tengah dan Pemkab Sukoharjo sudah efektif menerapkan PPKM darurat virus corona mulai 3-20 Juli 2021. Dalam penerapan tersebut mengacu pada aturan Instruksi Bupati Sukoharjo Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Virus Corona dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Virus Corona di wilayah Jawa dan Bali. Masyarakat termasuk pelaku usaha wajib mematuhi sesuai dalam aturan tersebut.

“Pembatasan kegiatan yang dilakukan dalam penerapan PPKM darurat sesuai Instruksi Bupati Sukoharjo dan Instruksi Menteri Dalam Negeri sangat ketat. Termasuk pelaku usaha seperti mall, supermarket, pasar tradisional, pedagang kali lima (PKL) dan lainnya ikut dalam pengaturan tersebut. Mereka harus mematuhi demi menekan kasus positif virus Corona mengingat sekarang terjadi lonjakan kasus,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI