Jateng Banyak Terima Pemindahan Napi Luar Daerah

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN (KRJOGJA.com) – Sebanyak 18 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Klaten, diwajibkan memberikan laporan langsung pada Menteri Hukum dan HAM. Laporan terkait dengan pungutan liar, peredaran narkoba dalam lapas dan juga penggunaan telepon seluler.

Hal itu dikemukakan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Propinsi Jawa Tengah Ibnu Chuldun di sela acara  serah terima jabatan Kepala Lapas Klaten dari Budi Priyanto kepada Turyanto, Senin (19/3).

“Semua CPNS ini menjadi mata dan telinganya bapak menteri. Mereka mempunyai kewajiban melaporkan langsung pada bapak menteri tentang tiga hal. Yakni berkaitan praktik pungutan liar yang terjadi di Lapas atau Rutan, penyalahgunaan narkoba, dan ketiga yakni terkait komunikasi hp yang digunakan oleh penghuni. Warga binaan jangan pernah coba-coba membawa hp di kamar hunian atau lapas karena itu pelanggaran berat. Jika ketahuan tentu akan ada sanksi pencabutan hak-hak seperti remisi dan lainya,” kata Ibnu Chuldun.

Menurut Ibnu Chuldun, lapor langsung kepada menteri tersebut diwajibkan bagi seluruh CPNS. Untuk wilayah Jawa Tengah jumlah mencapai 786 CPNS, termasuk 18 orang di Lapas Klaten.

Menyinggung tentang kapasitas hunian Rutan dan Lapas di Jateng, Ibnu Chuldun menjelaskan, secara umum hampir seluruh lapas dan rutan overload, namun masih dibawah 20%.

Hal itu masih lebih kecil dibanding dengan daerah lain. Sebagai konsekwensinya, lapas di Jateng, sering mendapat tambahan penghuni, pindahan dari luar Jateng. Sejak September 2017 hingga Januari 2018 Jateng sudah menerima pindahan sebanyak 125 napi dari wilayah Jakarta.

Menjawab pertanyaan wartawan terkait rencana pemindahan Abu Bakar Ba’asyir (ABB), Ibnu Chuldun menyatakan secara prinsip siap menerima pemindahan tersebut.

“Kami sudah diminta untuk mempersiapkan terkait rencana pemindahan tersebut. Mana yang terbaik untuk beliau (ABB), tentu itu pertimbangan khusus di Jakarta. Pada prinsipnya kami siap,” kata Ibnu Chuldun pula.

Kepala Lapas kelas IIB Klaten kini dijabat oleh Turyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Cebongan. Sedangkan Budi Priyanto promosi jabatan mejadi Kasubdit Administrasi Pengelolaan Benda Sitaan Negara, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (Sit)

 

BERITA REKOMENDASI