Jebolnya Tanggul Grogol Resahkan Petani

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Tanggul jebol di Desa Grogol dan Desa Ngreco Kecamatan Weru mendesak untuk segera dilakukan perbaikan. Kerusakan mengakibatkan ratusan hektar lahan pertanian sering menjadi korban banjir saat hujan. Akibatnya tanaman padi menjadi rusak dan menurunkan kualitas panen.

Camat Weru Heru Indarjo mengatakan, kerusakan berupa tanggul jebol terjadi pada beberapa bulan lalu saat terjadi hujan deras dan mengakibatkan banjir. Kerusakan tersebut sampai sekarang baru sebatas dilakukan perbaikan sementara dengan pemasangan karung pasir. Meski sudah tidak lagi jebol namun pihaknya tetap berharap ada perbaikan secara permanen.

Permintaan tersebut muncul atas desakan petani dan masyarakat karena dampak dari jebolnya tanggul sangat merugikan. Tidak hanya menyebabkan lahan pertanian banjir namun juga perkampungan dan jalan. “Kerusakan tanggul jebol karena faktor alam hujan deras dan banjir,” ujar Heru kepada KRjogja.com, Sabtu (20/08/2016).

Di Desa Grogol tanggul jebol tersebut mengakibatkan sawah seluas 80 hektar terdampak banjir. Akibatnya pada mustim tanam II (MT II) kemarin hasil panen padi petani tidak maksimal.

Kerusakan tanggul juga terjadi di Desa Ngreco Kecamatan Weru menyebabkan banjir di 60 hektar sawah. Akibat kondisi tersebut membuat petani resah karena sering menjadi korban. (*)

BERITA REKOMENDASI