Jelang Arus Balik, Tim Gabungan Perketat Patroli Pengamanan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Patroli pengamanan wilayah diperketat oleh Polres Sukoharjo. Sasarannya seperti di perumahan, perbankan, perkantoran, tempat wisata, terminal, hingga pusat perbelanjaan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi munculnya tindak kejahatan selama arus mudik dan balik lebaran.

Kasubag Humas Polres Sukoharjo AKP Joko Sugiyanto, Kamis (29/6/2017) mengatakan, patroli pengamanan dilakukan bersama oleh tim gabungan di masing masing wilayah. Petugas tersebut meliputi untuk Polri, TNI, Satpol PP, Ormas dan instansi lain. Mereka melakukan pengamanan tidak hanya di Pospam namun juga berkeliling bersama disejumlah wilayah rawan.

Salah satu contohnya di terminal bus Kartasura petugas dari Polres dan TNI seperti Kodim 0726 Sukoharjo dan Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan Kartasura melakukan patroli bersama. Mereka menyisir setiap sudut baik kedatangan maupun kepergian penumpang bus.

Dalam melaksanakan patroli bersama petugas juga melengkapi diri dengan senjata lengkap. Mereka menyempatkan bersosialisasi dengan masyarakat untuk mengetahui kondisi di lapangan.

Kehadiran petugas membuat masyarakat khususnya pemudik menjadi lebih tenang. “Patroli pengamanan keliling tetap dilakukan selain pengamanan di Pospam. Seperti di terminal bus, perumahan, pusat perbelanjaan dan objek wisata,” ujar AKP Joko Sugiyanto.

Patroli pengamanan di kompleks perumahan dilakukan petugas dengan melibatkan masyarakat setempat. Salah satunya dengan menggalakan ronda malam menghindurkan kembali pos kamling.

“Bhabinkamtibmas turun ke masyarakat membantu pengamanan wilayah dengan melibatkan Satpam dan Linmas,” lanjutnya.

Hingga sekarang belum diketahui ada kejadian tindak kriminalitas menonjol di wilayah Sukoharjo. Meski begitu petugas tetal melakukan antisipasi dengan meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat juga kami minta melakukan pencegahan dengan tidak memakai banyak perhiasan dan membawa uang dalam jumlah banyak saat bepergian karena rawan memancing tindak kriminal,” lanjutnya.

AKP Joko menambahkan, posisi sekarang banyak ditemukan keramaian masyarakat seperti di pusat perbelanjaan dan objek wisata. Pengamanan disana juga diperketat karena mengantisipasi hal tidak diinginkan.

“Seperti copet, gendam dan pembiusan juga kami waspadai dengan memperbanyak sosialisasi ke masyarakat untuk selalu waspada,” lanjutnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI