Jelang HUT Kemerdekaan RI, Warga Cuci Bendera Massal

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Jelang perayaan HUT RI ke-74 pada 17 Agustus mendatang, warga Dukuh Gilingan Lor, Desa Urust Sewu, Kecamatam Ampel punya tradisi untuk menjaga rasa nasionalisme mereka, yakni dengan mencuci bendera merah putih secara massal.

Bertempat di jalan dukuh setempat, Jumat (2/8) pagi, sebagian warga dukuh  berkumpul dengan membawa bendera merah putih serta alat cuci. Dengan khusyuk, bendera dibilas dengan air sabun hingga bersih dan disetrika. Bendera lalu dipasang di masing-masing rumah warga, melengkapi berbagai atribut perayaan kemerdekaan yang sebelumnya sudah mulai dipasang.  

Ketua RT /RW V Dukuh Gilingan, Suwarno mengatakan, pencucian dan pemasangan bendera merah putih tersebut dilakukan secara kolektif sebagai simbol kerukunan warga dalam merayakan HUT kemerdekaan. Sebagai simbol negara, katanya, sudah selayaknya bendera dihormati dan diperlakukan secara khusus, termasuk dalam penyimpanan, pencucian hingga pemasangan.

"Pencucian dan pemasangan secara massal ini juga untuk memeriahkan sekaligus merekatkan kekompakan warga, sekaligus pesan untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” katanya.

Yatmi (53) salah satu warga mengatakan,selain sebagai simbol, bendera merah putih juga dianggap sebagai sebuah pusaka, sehingga perlakuannya pun mesti hati-hati. Tradisi pencucian bendera massal di dukuhnya sendiri seperti mengingatkan agar sebagai warga negara, setidaknya setahun sekali agar tak lupa dengan pusakanya. (Gal)

BERITA REKOMENDASI