Jelang Nyepi, Umat Hindu Boyolali Ambil Air Suci

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Ratusan umat Hindu di Boyolali mengikuti prosesi Melastii atau Mendhak Tirta, Sabtu (2/3) kemarin, yang merupakan ritual pengambilan air suci sebagai awal dari perayaan Hari Raya Nyepi 1941 Saka yang jatuh pada Kamis (7/3) besok. 

Prosesi dimulai di Pura Bhuawana Suco Saraswati di Ngaru-aru, Banyudono. Dengan membawa gunungan hasil bumi dan diiringi gamelan, peserta prosesi yang berbalut oakaian tradisional dominan putih sebagai simbol kesucian, melakukan kirab sejauh sekitar 1 km ke lokasi pengambilan air suci, yakni di Umbul Karangduwet, Desa Bendan.  Dalam keyakinannya, air suci yang akan dipakai untuk melukat atau proses penyucian saat tapa brata atau prosesi nyepi, diharapkan bisa membawa kedamaian tak hanya untuk umat Hindu saja, tapi seluruh semesta alam. 

Pengurus Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Boyolali, Sutarto menjelaskan, air suci tersebut nanti akan menjadi bagian dari air suci untuk proses melukat saat perayaan Tawur Agung Kesangan yang secara nasional akan dipusatkan si Candi Prambanan. Pemilihan sumber air suci dilakukan secara cermat melalui proses spiritual. Umbul Karangduwet dinilainya mempunyai getaran spiritual yang kuat. 

"Karena wilayah Boyolali tak ada laut, maka air suci diambil dari sumber mata air terdekat yang sakral," katanya. (Gal)

BERITA REKOMENDASI