Jelang Pilkades Serentak, Masyarakat Jangan Terpancing Emosi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 125 desa pada 11 Desember mendatang. Masyarakat diberikan kebebasan memilih pemimpinnya yang akan memimpin desa.

"Beda pendapat atau beda pilihan boleh silahkan sah sah saja. Jangan terpancing emosi. Wajib hukumnya menjaga kondusifitas wilayah. Desa harus aman dan jangan anarkis," ujar Wardoyo Wijaya, Selasa (04/12/2018).

Bupati memandang penting jaminan keamanan dari masyarakat karena menjadi salah satu bentuk kedewasaan dalam pelaksanaan memilih pemimpin seperti saat pilkades. Beberapa hari terakhir menjelang pelaksanaan pilkades di desa tensi semakin memanas, persaingan antar calon kepala desa sangat terlihat dan dikhawatirkan bisa memicu gesekan antar pendukung.

Untuk menenangkan situasi di desa yang rawan maka Pemkab Sukoharjo menerjunkan petugasnya dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Termasuk juga melibatkan aparat keamanan untuk membantu patroli pengamanan wilayah.

Bupati juga menegaskan sudah memerintahkan para camat untuk aktif memantau persiapan pelaksanaan pilkades. Camat wajib datang ke desa yang menyelenggarakan pilkades agar mengetahui perkembangan kondisi di lapangan. Apabila memang ada kerawanan terjadinya kerusuhan maka bisa segera dilaporkan ke aparat keamanan.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengatakan, sudah mendapat informasi dari anggota mengenai kondisi 125 desa yang akan menyelenggarakan pilkades. Belum ada temuan terjadinya kerusuhan di desa tersebut. Meski begitu beberapa desa masuk dalam pengawasan ketat karena rawan terjadi masalah berupa gesekan antar pendukung calon kepala desa.

Kodim 0726 Sukoharjo sudah memerintahkan pada Danramil dan Babinsa untuk membantu pemantauan. Dandim menegaskan, pengamanan penuh menjadi tugas bersama tidak hanya TNI namun juga Polri dan masyarakat. (Mam)

BERITA REKOMENDASI