Jembatan Gantung Akan Buka Isolasi Dukuh Girpasang

KLATEN, KRJOGJA.com – Pemkab Klaten akan membangun jembatan gantung sepanjang 120 meter, untuk membuka akses agar warga Dukuh Girpasang, Desa Tegalmuyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, lebih mudah berinteraksi dengan dunia luar. Dukuh Girpasang merupakan kawasan terisolir di lereng Gunung Merapi, yang hanya dihuni 39 jiwa. Selama ini, untuk keluar dari Dukuh Girpasang warga harus menyusuri lembah dengan berjalan kaki.

Bupati Sri Mulyani mengemukakan, pihaknya sudah menyampaikan kepada Presiden RI, Ir H Joko Widodo terkait upaya membuka isolasi Dukuh Girpasang tersebut. “Jika dibangun jembatan permanen yang menghubungkan Dukuh Girpasang dengan Dukuh Nringin biayanya hampir Rp 10 miliar, namun jika dibangun jembatan gantung biayanya sekitar Rp 1 miliar. Untuk itu untuk menghubungkan antara Dukuh Girpasang dengan Dukuh Ngringin akan dibangun dengan jembatan gantung,” kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, Pemkab Klaten membuat skema pembiayaan untuk pembangunan jembatan gantung tersebut, dengan mengajukan anggaran ke pemerintah pusat atau mengajukan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Diharapkan pembangunan jembatan gantung Girpasang terlaksana pada tahun 2020 ini. 

Pada kunjungan awal tahun, 1 Januari 2020 ke dukuh terisolir tersebut, Bupati membantu Rp 20 juta untuk pembangunan tangga beton yang ada di lembah antara Dukuh Girpasang menuju Dukuh Ngringin. Tangga tersebut sebagian ambrol karena tergerus hujan beberapa waktu lalu. Bupati Klaten Hj Sri Mulyani berkunjung ke Dukuh Ngringin dan Dukuh

Camat Kemalang, Budi Prasetyo SSos didampingi Kades Tegalmulyo Sutarno mengemukakan, jembatan gantung tersebut nantinya tidak hanya menjadi akses jalan warga Dukuh Girpasang, melainkan juga akses bagi semua warga yang akan menuju ke Dukuh Girpasang.

Kedatangan Bupati tersebut merupakan kunjunganya yang kedua di Girpsang. Ia disambut tokoh masyarakat Dukuh Girpasang Yosorejo (65) dan Supadmo (69).(Sit)

 

BERITA REKOMENDASI