Jumlah Balita Positif Covid-19 di Sukoharjo Meningkat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Bayi dan balita terkonfirmasi positif Virus Corona di Sukoharjo masing-masing sebanyak 14 kasus atau 1,4 persen dari akumulasi 984 kasus. Khusus untuk kasus balita mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya hanya 10 kasus saja.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Senin (26/10/2020) mengatakan angka kasus positif Virus Corona terhadap bayi dan balita di Sukoharjo cukup tinggi. Semua kasus positif virus corona terhadap bayi dan balita sudah mendapat penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

“Rincian 14 kasus positif virus corona terhadap bayi yakni delapan bayi laki laki dan enam bayi perempuan. Sedangkan 14 kasus balita rinciannya, 11 balita laki laki dan tiga balita perempuan,” ujarnya.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui secara keseluruhan kasus positif virus corona di Sukoharjo terjadi pada usia produktif 39,8 tahun. Rinciannya, usia dibawah 15 tahun ada 56 kasus, rentang usia 15-25 tahun ada 134 kasus, rentang usia 26-59 tahun ada 648 kasus dan diatas usia 60 tahun ada 118 kasus. Total akumulasi kasus 984 orang.

Dilihat dari jenis kelamin kasus positif virus corona laki-laki lebih sedikit dibandingkan perempuan. Sesuai data yang ada, kasus positif virus corona untuk laki-laki ada 477 kasus atau 48,5 persen dan perempuan sebanyak 507 kasus atau 51,5 persen. “Dari akumulasi 984 kasus positif virus corona, sebanyak 137 kasus diantaranya merupakan kasus positif virus corona aktif tersebar dibeberapa kecamatan,” lanjutnya.

Yunia menjelaskan, 137 kasus positif virus corona aktif tersebut masing-masing Kecamatan Grogol 46 kasus, Kartasura 24 kasus, Sukoharjo empat kasus, Mojolaban 18 kasus, Baki tujuh kasus, Tawangsari enam kasus, Bendosari tujuh kasus, dan Nguter tujuh kasus. Kemudian Kecamatan Polokarto tujuh kasus, Weru dua kasus, Gatak delapan kasus, dan Kecamatan Bulu satu kasus.

Masing masing kasus positif virus corona aktif tersebut sudah mendapatkan penanganan baik isolasi mandiri di rumah maupun rawat inap di rumah sakit. Petugas terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan mereka setiap hari hingga dinyatakan sembuh. (Mam)

BERITA REKOMENDASI