Jumlah Pelanggar Lalu-lintas Menurun

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Pelaku pelanggaran lalu lintas selama operasi Zebra Candi 2016 melebihi target. Total ada 1.940 pelaku pelanggaran dikenai sanksi tilang, selain itu petugas juga memberi teguran kepada 1.200 pelaku pelanggaran.

Kastalantas Polres Sukoharjo AKP Finan Sukma Radipta, Rabu (30/11/2016) mengatakan, target yang ditetapkan sebelumnya dalam Operasi Zebra Candi 2016 sebanyak 1.750 pelaku pelanggaran. Namun kenyataanya dalam kegiatan ditemukan ada sebanyak 1.940 pelaku pelanggaran.

Sanksi tegas diberikan petugas kepada pelaku pelanggaran dengan memberi surat tilang. Praktek pelanggaran didapati petugas saat Operasi Zebra Candi 2016 terhadap pengendara sepeda motor karena tidak memakai helm dan membawa surat berkendara seperti STNK dan SIM.

“Memakai helm dan membawa STNK serta SIM itu kewajiban dan aturannya sudah jelas tapi tetap saja dilanggar. Kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas masih rendah,” ujar AKP Finan.

Pelaku pelanggaran mayoritas anak berusia 16 tahun hingga 20 tahun. Mereka melanggar lalu lintas dan kedapatan saat petugas melakukan Operasi Zebra Candi 2016. “Ada juga pelanggaran karena penggendara sepeda motor melawan arus dan membahayakan hingga menimbulkan kerawanan kecelakaan,” lanjutnya.

Dalam operasi petugas melakukan sistem secara acak dengan menunjuk lokasi disejumlah wilayah. Temuan pelanggaran paling banyak berada di wilayah perbatasan seperti di Daleman Baki, Bulakrejo Sukoharjo Kota dan Nguter. Sedangkan di wilayah kota sudah tertib karena minimnya pelaku pelanggaran.

Sejak dimulai hingga akhir Operasi Zebra Candi 2016 petugas tidak menemukan adanya sepeda motor atau mobil curian. Meski begitu Satlantas Polres Sukoharjo tetap memperketat pemantauan. “Selama Operasi Zebra Candi 2016 di Sukoharjo ada 18 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan 20 orang,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI