Jumlah Pengungsi Merapi di Kecamatan Selo Terus Bertambah

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Jumlah pengungsi di Tempat Pengungsian Penampungan Sementara (TPPS) Desa Tlogolele,Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, hingga Minggu (15/11/2020) terus bertambah. Jumlah pengungsi mencapai 275 orang pengungsi.

“Ada tambahan pada Jumat (13/11/2020) pukul 15.00 WIB,bahwa Kepala Dusun (Kadus) di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III terutama di Dukuh Stabelan, Dukuh Takeran, Dukuh Belang dan Dukuh Gumuk yang tadinya kelompok rentan yang belum mengungsi minta untuk dievakuasi,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Tlogolele, Niegen Achtar Saputra, Senin (16/11/2020).

Untuk kebutuhan logistik, Niegen mengatakan untuk tiga hari kedepan masih aman.Tetapi, meskipun sudah terpenuhi pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Tlogolele sudah mengajukan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali.” Ya,kita telah mengajukan bantuan ke BPBD yaitu kasur,selimut,bantal dan kebutuhan balita kayak sabun mandi, pempres dan makanan cepat saji,” kata dia.

Jumlah pengungsi di Desa Tlogolele, Niegen mengaku untuk jumlah pengungsi total lali -laki berjumlah 37 orang,perempuan 97 orang.Untuk pengungsi anak, laki-laki 28 orang dan perempuan 19 orang,untuk balita berjumlah 63 yakni laki-laki 35 dan perempuan 28. Untuk lansia 29,laki-laki 11 orang dan perempuan 18 orang.Sedangkan ibu hamil 5 orang,ibu menyusui ada 63 orang dan kaum disabilitas berjumlah 3 orang. ” Jadi total keseluruhan pengungsi ada 275 termasuk orang dewasa sebanyak 65 yang merasa tidak nyaman dirumahnya,” tambahnya.

BERITA REKOMENDASI