Kades Dilaporkan, Polisi Dalami Keterangan Direktur BUMDes Ponggok

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Direktur BUMDes Desa Ponggok Joko Winarno dimintai keterangan oleh penyidik Polres Klaten, untuk klarifikasi terkait laporan dugaan penyimpangan dana BUMDes Rp 21,6 miliar. Kendati sebelumnya yang bersangkutan telah memenuhi panggilan penyidik Polres Klaten, Selasa (18/6) Joko Winarno kembali dipanggil untuk dimintai keterangan tambahan.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Dicky Hermansyah mewakili Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi mengemukakan, masih memaksimalkan penyelidikan masuk unsur ada dugaan penyelewengan atau tidak. Diantaranya masih menelusuri dana yang digunakan untuk pembelian tanah kemudian diatasnamakan pribadi kades tersebut apakah merupakan dana milik desa atau berasal dari donator yang lain.

“Kami masih menelusuri, kami masih melakukan pemeriksaan dan pastinya akan kami genjot ke depan,” kata Kasat Reskrim.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Ponggok Junaedi Mulyono dilaporkan ke Polda Jateng, terkait dugaan penyelewengan dana BUMDes Rp 21,6 miliar. Namun demikian, Juanedi Mulyono kepada wartawan membantah melakukan penyelewengan, dan menegaskan jika laporan tersebut tidak benar.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, tahapan dari Polda telah melakukan pemeriksaan terhadap kasus tersebut. Dikarenakan untuk efisisensi dan kecepatan waktu penanganan, maka kasus yang dilaporkan ke Polda dilimpahkan ke Polres Klaten.

Kasat Reskrim juga menegaskan akan melakukan audit terkait dana tersebut, dari hasil audit yang ada akan dijadikan salah satu petunjuk untuk emlakukan langkah ke depan. “Kami dari Polda atau Polres Klaten, apabila ada penyelewengan dana BUMDes, kami pasti melakukan yang terbaik untuk melakukan pengungkapan. Ada beberapa item ayg dilaporkan, yang jelas pembelian sertifikat tanah yang diduga berasal dari dana BUMDes diatasnamakan pribadi bukan BUMDes. Nanti kita lihat lagi, karena ini mungkin kasusnya akan banyak nanti, sehingga kami bertahap melakukan pemeriksaan,” jelas Kasat Reskrim.

Direktur BUMDes Ponggok, Joko Winarno membenarkan telah dimintai keterangan penyidik Polres Klaten. Ia juga tidak membantah jika Selasa (18/6) dipanggil kembali untuk melengkapi ketrangan sebelumnya. Namun demikian, Joko tidak memberikan konfirmasi lebih lanjut, karena untuk memberikan keterangan pers terkait kasus dugaan penyimpangan dana BUMDes tersebut melalui satu pintu, yakni oleh Kepala Desa Ponggok, Junaedi Mulyono. (Sit)

BERITA REKOMENDASI