Kagetkan Warga, Satu Rumah Roboh Terkena Angin Kencang

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Rumah milik Sukiman yang ditinggali Rukinem di Dusun Bangseng RT 1 RW 6 Desa Gentan, Kecamatan Bulu roboh setelah terkena angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut sebab penghuninya sedang pergi ke rumah anaknya. Meski demikian bangunan rata dengan tanah dan sudah tidak bisa ditempati lagi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Rabu (5/9/2018) mengatakan, angin kencang melanda di Bangseng, Desa Gentan, Kecamatan Bulu pada Selasa (4/9/2018) sekitar pukul 14.30 WIB dan mengakibatkan sebuah rumah roboh. Rumah tersebut terbuat dari kayu dan bambu diduga dalam kondisi sudah rapuh dan tidak kuat menahan kerasnya tiuan angin.

Pada saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan kosong karena Rukinem pergi ke rumah anaknya. Warga sekitar sempat mendengar suara retakan dari kayu dan bambu sebelum akhirnya rumah Rukinem roboh rata dengan tanah. 

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi dan melaporkan ke perangkat desa dan Rukinem. Beberapa warga langsung melakukan kerja bakti membersihkan puing bangunan rumah yang ditinggali Rukinem.

BPBD Sukoharjo bersama petugas terkait lainnya sudah mendatangi lokasi rumah roboh dan langsung memberikan bantuan logistik pada Rukinem. Proses kerja bakti masih dilakukan petugas bersama warga sampai Rabu (5/9/2018).

"Penyebab rumah roboh karena kencangnya angin dan diduga akibat bangunan tua dan sudah lapuk karena menggunakan kayu dan bambu. Petugas bersama warga dan lainnya sudah kerja bakti membersihkan puing runtuhan rumah dan selanjutnya akan diajukan untuk mendapat bantuan perbaikan," ujarnya.

Untuk sementara Rukinem tidak bisa tinggal di rumah sebelumnya dan terpaksa harus mengungsi ke tempat anaknya. Perbaikan masih akan diusahakan oleh BPBD Sukoharjo sambil menunggu kesiapan anggaran.

Kepala Dukuh atau Bayan Bangseng, Desa Gentan, Kecamatan Bulu Surya Anggono mengatakan, rumah yang roboh tersebut milik Sukiman namun karena ditinggal kerja merantau dan kosong maka ditempati oleh Rukinem. Pada saat ada kejadian angin kencang dan menyebabkan rumah roboh kondisinya kosong. Rukinem pergi ke rumah anaknya dan beruntung tidak sampai menjadi korban.

"Kondisi rumahnya juga sudah tua dan rapuh karena sebagian besar bahan yang dipakai berupa kayu dan bambu," ujarnya.

Surya Anggono mengatakan, di wilayah Bangseng, Gentan, Bulu dalam beberapa hari terakhir memang sering bertiup angin kencang. Terlebih lagi letak wilayah berada di pegunungan membuat angin kencang setiap hari terjadi.

"Petugas sudah memberikan bantuan logistik ke Rukinem berupa beras, mi instan dan lainnya. Selain itu juga dipersiapkan perbaikan rumah dan sedang diajukan ke Pemkab Sukoharjo," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI