Kali Baki Dikembangkan Sebagai Objek Wisata Pemancingan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kali Baki di Desa Menuran, Kecamatan Baki tidak lagi kumuh. Kondisinya sekarang bersih karena tingginya kesadaran warga menjaga lingkungan. Kali Baki kedepan akan dijadikan objek wisata pemancingan. Untuk mewujudkan hal tersebut dilakukan penebaran benih ikan dan rencana membangun gedung bantuan dari Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Ketua Masyarakat Peduli Kali Baki (Masdulkabi) Priyono, Minggu (29/10/2017) mengatakan, berawal dari keprihatinan disekitar Kali Baki melihat kondisi kotor dan kumuh, masyarakat kemudian tergerak dan sadar untuk melakukan gerakan. Diawali dengan pembentukan paguyuban berupa Masdulkabi akhirnya banyak orang yang peduli untuk membersihkan dan menjaga kebersihan Kali Baki.

Kali Baki yang dulunya kotor karena banyak tumpukan sampah dan sedimentasi, maka perlahan sudah dibersihkan. Sampah dibersihkan secara bertahan dengan cara kerja bakti bersama. Hal serupa juga dilakukan dengan mengeruk sedimentasi pasir.

“Warga satu dengan lainnya saling mengingatkan. Penting menjaga kelestarian lingkungan. Kali Baki yang dulu kumuh sekarang bersih dan kedepan masyarakat di Desa Menuran, Kecamatan Baki punya cita cita menjadikan Kali Baki sebagai objek wisata pemancingan,” ujar Priyono.

Masdulkabi sudah melakukan kampanye menjaga kebersihan lingkungan dengan memasang spanduk dan papan larangan membuang sampah di sungau. Selain itu juga larangan mencari ikan menggunakan jaring, raum dan stroom.

“Kami sangat senang usaha keras dari masyarakat mendapat perhatian dari Pemkab Sukoharjo. Apalagi bapak bupati memberikan dan menebar sendiri benih ikan nila sebanyak 20 ribu ekor ke Kali Baki,” lanjutnya.

Penebaran benih ikan nila sangat disambut gembiran masyarakat khususnya di Desa Menuran, Kecamatan Baki. Sebab bibit tersebut kedepan diharapkan bisa menjadi besar dan bisa dipanen.

“Tentunya setelah ditebar bibit ikan para pemancing disini lebih semangat,” lanjutnya.

Keberadaan Kali Baki setelah menjadi bersih sering menjadi jujukan bagi para pemancing dari wilayah lain di Sukoharjo. Mereka datang tidak hanya perorangan namun juga bergerombol untuk memancing.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, mengapresiasi langkah yang diambil masyarakat di Desa Menuran, Kecamatan Baki. Sebab mereka memiliki kesadaran tinggi untuk berbuat seperti membersihkan sungai dan menjaganya. Bahkan untuk melestarikannya juga telah menebar ikan sendiri.

“Bibit ikan yang ditebar kali ini melengkapi apa yang sudah dilakukan masyarakat disini. Harapannya sungai menjadi bersih dan lestari. Apalagi Kali Baki ini sering jadi jujukan pemancing,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo memberikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil masyarakat Desa Menuran, Kecamatan Baki. “Kami berikan bantuan uang sebesar Rp 190 juta untuk pengembangan kawasan Kali Baki. Bisa saja untuk membangun gedung untuk pemancing atau lainnya,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI