Kandidat Pilkada di Sukoharjo Kompak, Satu Untuk Semua

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak tujuh bakal calon bupati (Bacabup) dan Bacawabup (Bakal Calon Wakil Bupati) jalur PDIP dari Sukoharjo sepakat untuk merealisasikan Slogan ‘Makmur’ (Maju Aman Konstitusional Mantap Unggul Rapi) di Sukoharjo, karena mereka menilai selama ini slogan itu tidak ada satupun yang terwujud. 

Setelah ketujuhnya melakukan beberapa kali pertemuan, sepakat terus bersatu dengan semboyan semua untuk satu dan satu untuk semua dalam noto projo di Kabupaten Sukoharjo.

Ungkapan senada tersebut diutarakan tujuh orang Bacabup dan Bacawabup Sukoharjo, Jumat (20/12/2019) di sebuah rumah makan di Sukoharjo. Mereka terdiri dari KP Henry Indraguna, SH, CLA, CIL, Purwadi, Hendra Surya, Mayor Kahono, Puguh Sutarto, Sarmadi SE, Msi, dan Bambang Haryanto yang masing-masing telah memenuhi syarat dan mendaftar di DPD PDIP Jateng.
Bahkan hari Sabtu (21/12/2019) ini ketujuhnya sedang melakukan tes and proper tes di Kantor DPD PDIP Jateng, Semarang.

“Kami ini ibarat sapu lidi, akan semakin kuat dan kokoh jika bersatu dan saling bahu membahu” ujar Henry Indraguna yang berprofesi pengacara.

Henry Indraguna yang sering dipanggil HI mengatakan, pihaknya tidak akan mempermasalahkan, siapa nanti yang bakal mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI, artinya siapapun yang menerima rekomendasi tetap di dukung secara bersama-sama. Karena mereka ini ‘koalisi’ profesional di bidangnya masing-masing, seperti pengacara, militer, birokrat, ekonom, sosial maupun kontraktor. “Kami tetap tegak lurus di garis partai, jadi tetap akan saling bahu membahu, siapapun nanti yang mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP” lanjut HI.

Bahkan ke tujuh kandidat itu juga di dukung koalisi partai non parlemen yang ada di Sukoharjo, seperti Partai Perindo Sukoharjo, Partai Garuda, Partai Bulan Bintang, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Berkarya Sukoharjo.

Partai pendukung non parlemen ini sepakat untuk membangun, mensejahterakan dan melindungi masyarakat, sehingga akan tercipta suasana aman dan nyaman, sehingga aparatur sipil negara (ASN) maupun karyawan swata dan rakyat dapat melakukan aktifitasnya dengan baik, sehingga Sukoharjo ‘Makmur’ itu bukan hanya sekedar slogan belaka. “Jika saya mendapat amanah sebagai Bupati Sukoharjo, akan kami berantas korupsi dan keserakahan” tandas HI.

Di Sukoharjo harus tidak ada lagi korupsi dan tekan menekan bagi ASN, seperti selama ini pihaknya mendapatkan berbagai keluhan, diantaranya untuk meraih suatu jabatan, ada indikasi para pegawai harus membayar dengan sejumlah uang. Kalau caranya begini, bagaimana nasib pegawai yang pintar, berpontesi dan berkualitas dapat meraih jabatan sesuai dengan bidang dan keahliannya, jika tidak memiliki uang. “Cara bayar-bayaran untuk suatu jabatan, nantinya harus tidak ada lagi” pungkasnya.(Hwa/ Mam)
 

BERITA REKOMENDASI