Kapolres Klaten Tindak Tegas Pelaku Penambangan Liar

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Kapolres Klaten AKBP Aries Andi menegaskan, Pihaknya tidak akan tutup mata terhadap kegiatan penambangan pasir secara illegal di wilayah setempat. Polres Klaten telah menangkap dua orang pelaku, dan kini sedang dalam proses penyidikan. Alat bukti yang disita berupa satu unit excavator, uang Rp 2 juta dan nota DO.

Kapolres Aries Andhi, Jumat (4/1) menjelaskan, kedua pelaku adalah Su dan ABS, dijerat dengan pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang Minerba. Masyarakat dihimbau untuk berperan aktif dengan memberikan laporan, jika mengetahui ada praktik-praktik penambangan galian C secara illegal. Peran serta masyarakat sangat penting, untuk mencegah kerusakan alam akibat penambangan illegal tersebut.

Lebih lanjut Kapolres mengemukakan, di akhir tahun 2018, juga memproses sejumlah perkara kriminal. Antara lain pencurian kotak amal di wilayah Polsek Prambanan dengan tersangka NC. Aksi pelaku terekam CCTV, sehingga kasus itu terungkap dan pelaku bisa ditangkap.

Menurut Kapolres, peredaran gelap narkotika masih menjadi prioritas penanganan, dengan tidak mengesampingkan kasus-kasus lainya. Selama tahun 2018, terdapat 33 kasus dengan 46 tersangka. Selain itu juga menangani 3 kasus psikotropika dengan 3 tersangka dan 13 kasus obat keras dengan 14 tersangka. Barang bukti yang diamankan berupa sabu sebanyak 25,92 gram, 78 butir psikotropika, dan 12.926 butir pil koplo.

Terkait kondisi lalulintas di Klaten, Kapolres menjelaskan, di tahun 2018 jumlah lakalantas mengalami kenaikan signifikan, yakni sebanyak 41 persen. Tahun 2017 terjadi 643 kejadian lakalantas, sedangkan tahun 2018 terjadi kecelakaan sebanyak 907 kasus. Fatalitas korban kecelakaan lalaulintas turun dua persen untuk korban meninggal, dan tujuh persen untuk korban luka berat.

Mayoritas kendaraan laka adalah sepedamotor, dengan usia pelaku maupun korban rata-rata di usia produktif antara 16 – 25 tahun. Waktu kejadian mayoritas antara pukul 06.00 – 09.00 WIB, dengan lokasi terbanyak di jalan nasional serta pemukiman. Lokasi paling banyak terjadinya kecelakaan lalulintas berada di Delnggu, Jogonalan, Ceper, Wonosari, Klaten Utara, Prambanan, Klaten Selatan, Klaten Tengah dan Pedan. (Sit)
 

BERITA REKOMENDASI