Kasus Kebakaran Tinggi, Sukoharjo Bakal Tambah Pos Siaga

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo secara bertahap akan merealisasikan penambahan pos siaga pemadam kebakaran dengan penempatan satu lokasi dulu di wilayah Kecamatan Kartasura maksimal hingga akhir tahun 2019. Sedangkan penambahan di wilayah lainnya masih menunggu kesiapan teknis. Hingga saat ini Pemkab Sukoharjo baru memiliki satu pos siaga pemadam kebakaran di Jalan Slamet Riyadi, Sukoharjo Kota sebagai posko induk.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo, Rabu (2/10/2019) mengatakan, Satpol PP selaku organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi penanganan kebakaran bergerak cepat dengan melakukan perencanaan penambahan pos siaga pemadam kebakaran. Selama ini Pemkab Sukoharjo baru memiliki satu pos siaga pemadan kebakaran di posko induk di Jalan Slamet Riyadi, Sukoharjo Kota.

Penambahan pos siaga pemadam kebakaran dinilai sangat penting dan mendesak bagi Satpol PP Sukoharjo. Sebab kejadian kebakaran di Sukoharjo sangat banyak. Heru, mengatakan dalam satu hari bisa terjadi dua hingga tiga kali kejadian. Lokasi kebakaran yang jauh dan medan berat membuat petugas mengalami kesulitan melakukan pemadaman.

“Dengan kondisi Kabupaten Sukoharjo yang luas di 12 kecamatan maka keberadaan satu posko induk masih sangat kurang. Jadi perlu penambahan dan hingga akhir tahun 2019 melalui APBD Perubahan akan direalisasikan satu pos siaga pemadam kebakaran baru di wilayah Kartasura,” ujarnya.

Keberadaan satu pos siaga tersebut dinilai masih belum memenuhi kelayakan. Sebab penanganan kasus kebakaran butuh kecepatan dan kemudahan akses dari posko sampai ke lokasi kejadian. Kendala sering dialami khususnya berkaitan dengan kecepatan mobil pemadam kebakaran karena terjebak macet di jalan. Selain itu akses terlalu jauh sampai ke lokasi kejadian. 

Satpol PP Sukoharjo kemudian melakukan kajian teknis dan merumuskan adanya penambahan posko siaga pemadam kebakaran ditambah menjadi tiga unit. Artinya kedepan Pemkab Sukoharjo akan memiliki empat posko siaga pemadam kebakaran. 

Keempat posko tersebut yakni, satu posko induk Sukoharjo Kota yang telah lama ada. Sedangkan tiga posko lagi masih dalam tahap perencanaan. Ketiganya sudah dalam diajukan oleh Satpol PP untuk mendapat persetujuan dari Pemkab Sukoharjo. 

Masing masing posko siaga nantinya akan memiliki tugas jangkauan penanganan kasus kebakaran sendiri. Seperti posko induk di Sukoharjo Kota akan menanganan kasus kebakaran meliputi wilayah Kecamatan Sukoharjo Kota, Bendosari, Nguter dan Grogol. Posko siaga kedua akan dibangun di wilayah selatan untuk mengkaver penanganan kebakaran di Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu, posko ketiga di wilayah Kecamatan Baki, Gatak dan Kartasura dan posko keempat di wilayah Kecamatan Mojolaban dan Polokarto. 

“Usulan kami bisa tambah sampai empat pos siaga tapi sementara baru terealisasi satu saja baru dan satu posko induk lama. Jadi total Sukoharjo akan punya dua pos siaga kebakaran,” lanjutnya.(Mam)

BERITA REKOMENDASI