Kasus Outsourcing PT Zaura Masuki Babak Baru

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Setelah satu tahun tak terdengar, kasus penggelapan iuran Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan) yang diduga dilakukan oleh Direktur PT Zaura Putra Mandiri, di Ponggok, Polanharjo, Klaten, Ny RIS, kini memasuki babak baru. Keterangan yang dihimpun KRJOGJA.com Selasa (23/6/20), Polres Klaten kini telah melakukan pemanggilan terhadap pihak BPJS untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan mengemukakan, proses hukum kasus tersebut terus berjalan. Pihaknya tetap melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari berbagai pihak yang terkait. Perkembangan terbaru adalah dengan memanggil pihak BPJS. Surat sudah dilayangkan, dan sudah ada kesanggupan dari pihak BPJS untuk memberikan keterangan terkait iuran BPJS tenaga outsourcing yang direkrut PT Zaura Putra Mandiri, dan dipekerjakan di PT Tirta Investama, Pabrik Aqua Klaten tersebut.

“Untuk BPJS Klaten sudah memberikan keterangan, dan hasilnya sebegai bahan pmeriksaan anti. Rencana kami juga mau minta keterangan BPJS Kanwil sebagai ahli,” kata AKP Andriansyah Rithas Hasibuan.

Eks karyawan outsourcing yang semula dipekerjakan di pabrik air minum dalam kemasan merk Aqua, pada Mei 2019 melaporkan Direktur PT Zaura Putra Mandiri (ZPM), RIS ke Polres Klaten.

BERITA REKOMENDASI