Kebutuhan Air Bersih Warga di Wilayah Kekeringan Terpenuhi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kebutuhan air bersih bagi warga di wilayah kekeringan di selatan Sukoharjo meliputi Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu terpenuhi setelah turun hujan. Curah hujan juga terus meningkat memasuki November membuat debit air sumur warga bertambah.

Kondisi tersebut membuat Pemkab Sukoharjo menghentikan pengiriman bantuan air bersih. Namun demikian, apabila masih ada warga membutuhkan akan langsung dikirim mengingat sekarang masih pandemi virus corona.

“Sumur warga sudah terisi air bersih setelah hujan turun dan curah hujan sekarang terus meningkat. BPBD Sukoharjo masih memantau kondisi sumur warga, apabila dibutuhkan lagi maka siap dilakukan pengiriman sebab sekarang juga masih status kejadian luar biasa (KLB) virus corona,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Senin (16/11/2020).

Hasil pemantauan BPBD Sukoharjo diketahui selain debit air sumur warga meningkat, juga layak konsumsi. Air juga dalam kondisi bersih dan jernih berasal dari hujan. “Kebutuhan air bersih bagi warga di wilayah rawan kekeringan sudah terpenuhi baik untuk konsumsi rumah tangga warga maupun ternak seperti sapi dan kambing,” lanjutnya.

Dirut PDAM Sukoharjo Dwi Atmojo Heri mengatakan, Pemkab Sukoharjo sementara waktu sudah menghentikan pengiriman bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Hal itu dilakukan mengingat kondisi sekarang sudah masuk musim hujan dan debit air sumur warga sudah meningkat.

Curah hujan tinggi membuat warga sudah mampu memenuhui kebutuhan air bersih dari sumur. Air bersih tersebut dapat digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti minum dan masak.

“Wilayah selatan Sukoharjo meliputi Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu dimana warganya terdampak kekeringan akibat kemarau panjang sekarang sudah mampu memenuhi kebutuhan air bersih sendiri dari sumur. Air bersih didapat setelah hujan turun dan intensitasnya terus meningkat,” ujarnya.

PDAM Sukoharjo terus berkoordinasi dengan BPBD Sukoharjo terkait pengiriman bantuan air bersih bagi warga. Sebab kondisi sekarang masih berstatus KLB virus corona.

“Pengiriman bantuan air bersih sudah dihentikan karena masuk musim hujan dan kebutuhan warga sudah terpenuhi dari sumur. Namun bila warga masih membutuhkan maka akan dikoordinasikan dengan BPBD Sukoharjo mengingat sekarang masih KLB virus corona,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI