Kekeringan di Boyolali, Bantuan Air Bersih Mulai Disalurkan

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI (KRjogja.com) – Dampak kekeringan tahun ini dinilai belum parah dibanding musim-musim kemarau sebelumnya. Hingga saat ini, baru Kecamatan Wonosegoro saja yang sudah mengajukan permohonan bantuan air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Boyolali, bambang Sinungharjo, Kamis (14/9) menjelaskan, hingga saat ini dari 19 kecamatan di Boyolali, wilayah yang dilaporkan sudah terdampak kemarau hingga mengalami kekurangan air bersih yakni di Kecamatan karanggede, Kemusu, Musuk dan wonosegoro. Khusus untuk wonosegoro yang dinilai terdampak paling parah, Pemkab telah melakukan penanganan dengan memberikan bantuan dropping air bersih sebanyak 141 tanki yang didistribusikan ke 10 Desa.

“Selain dropping air dari Pemkab, berbagai pihak juga sudah menyalurkan bantuan ke beberapa wilayah terdampak, diantaranya dari Polres Boyolali dan Banser dan berbagai pihak lain,” terangnya.

Meski musim kemarau sudah berjalan beberapa bulan, sambung Sinung, namun hingga saat ini baru Kecamatan wonosegoro saja yang sudah mengajukan permintaan bantuan ke Pemkab. Berbagai program Bupati Boyolali, Seno Samodro, dengan pembangunan berbagai embung dan perluasan jaringan saluran rumah (SR) untuk suplai air bersih selama beberapa tahun terakhir, ia nilai cukup membantu dalam menekan dampak kekeringan. Untuk antisipasi kekeringan tahun ini, Bupati juga telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Bupati untuk peningkatan dan antisipasi kekeringan yang berlaku sejak Juli hingga Oktober mendatang.

“Besok kita akan ada evaluasi untuk kondisi kekeringan saat ini. Selama musim kemarau ini, personel BPBD juga siaga 24 jam untuk antisipasi bencana kekeringan,”

Sementara itu pada Rabu (13/9) kemarin, Polres Boyolali melakukan dropping air bersih sebanyak 14 tangki kepada warga Desa Sangur dan Musuk, Kecamatan Musuk. Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, yang ikut turun langsung mendistribusikan air bersih kepada warga berharap, dropping tersebut setidaknya bisa sedikit membantu yang sedang terdampak kekeringan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. (Gal)

BERITA REKOMENDASI