Kenalkan Sukoharjo, Wisatawan Diarahkan Singgah di Graha Wijaya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Bus wisata luar daerah yang melintas di Sukoharjo direncanakan akan diarahkan singgah di gedung pusat promosi potensi daerah (GPPPD) Graha Wijaya untuk mempromosikan berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kedatangan para wisatawan juga diharapkan dapat menggerakan roda ekonomi pelaku UMKM karena produk yang dihasilkan laku dibeli.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Joko Indriyanto, Minggu (2/12/2018) mengatakan, Dishub Sukoharjo memiliki rencana untuk membantu program Pemkab Sukoharjo terkait pengembangan pelaku UMKM termasuk mempromosikan GPPPD Graha Wijaya yang sudah diresmikan pembukaanya beberapa hari lalu. Salah satu yakni dengan mengarahkan bus atau rombongan wisatawan untuk singgah di GPPPD Graha Wijaya.

Sukoharjo sendiri menjadi salah satu jalur yang sering dilintasi oleh rombongan wisatawan menuju ke Yogyakarta. Selama ini wisatawan hanya sekedar melintas saja dan jarang singgah untuk sekedar membeli oleh oleh. Hal tersebut terjadi karena belum adanya lokasi atau tempat singgah khusus yang menyediakan oleh oleh khas Sukoharjo. Kalaupun ada tempatnya menyebar dibeberapa wilayah dan cukup menyulitkan wisatawan.

Dishub Sukoharo sendiri sejak awal tahun 2018 sudah memiliki tempat singgah bagi rombongan wisatawan yang melintas di Sukoharjo di Terminal Tawangsari. Disana sudah disediakan tempat khusus berupa kios yang menjual beberapa produk khas Sukoharjo sebagai oleh oleh bagi wisatawan. Namun sampai sekarang pemanfaatnya belum maksimal. 

Usaha akan dilakukan Dishub Sukoharjo dengan mengambil cara lain memanfaatkan GPPPD Graha Wijaya. Lokasi tersebut dipilih karena banyaknya produk khas Sukoharjo yang dijual oleh pelaku UMKM.

"Ada rencana wisatawan dirahkan ke GPPPD Graha Wijaya untuk membeli oleh oleh khas Sukoharjo sekaligus menggerakan roda ekonomi pelaku UMKM," ujar Joko Indriyanto.

Rencana tersebut sampai sekarang belum direalisasikan karena masih butuh koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Termasuk juga melibatkan aparat dari Satlantas Polres Sukoharjo. 

Koodinasi diperlukan mengingat butuh akses untuk mengarahkan bus wisatawan menuju ke GPPPD Graha Wijaya. Akses tersebut berupa jalan dan tempat parkir bus.

Akses jalan dan parkir di GPPPD Graha Wijaya masih cukup sulit bagi bus wisatawan karena terlalu sempit dan kecil. Seperti tempat parkir yang sulit untuk bus transit di GPPPD Graha Wijaya. Kalaupun bisa parkir maka menggunakan jalan di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Veteran. Alternatif lainnya menggunakan tempat di halaman gedung budisasono.

"Kendala tersebut yang sedang kita pikirkan solusinya. Apabila wisatawan tersebut bisa masuk maka dipastikan GPPPD Graha Wijaya menjadi ramai dan pelaku UMKM akan diuntungkan," lanjutnya.

Rombongan wisatawan yang dibidik Dishub sementara hanya yang melintas di wilayah Sukoharjo saja. Sebab bus tersebut masuk dan melintas di Sukoharjo sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah wisata yang dituju.

"Potensi lain sebenarnya juga ada seperti rombongan bus wisatawan yang melintas di Kartasura. Jumlahnya ada banyak dan bisa ditarik singgah ke GPPPD Graha Wijaya. Tapi pertanyaanya harus dipikirkan dan disiapkan apa yang menarik bagi wisatawan di GPPPD Graha Wijaya tersebut," lanjutnya.

Sasaran lain yang dibidik yakni wisatawan yang sedang berwisata di Kota Solo. Mereka bisa ditarik ke GPPPD Graha Wijaya karena banyak tersedia barang untuk dibeli seperti batik yang jadi ciri khas produk Sukoharjo.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo mengatakan, usaha meramaikan GPPPD Graha Wijaya tidak sekedar mengisi kios atau tempat dengan berbagai produk UMKM untuk dijual. Namun usaha juga dilakukan dengan menarik minat masyarakat maupun wisatawan untuk datang melihat dan membeli produk pelaku UMKM.

"Di GPPPD Graha Wijaya juga disediakan berbagai kegiatan acara agar menarik minat masyarakat untuk datang. Secara bergantian sekarang sudah ada banyak acara disajikan," ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI