Kendaraan Tersendat di Jalur Selatan, Timbulkan Antrean Panjang

WATES, KRJOGJA.com – Arus lalu lintas di jalan nasional jalur selatan Kulonprogo pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 nampak mulai padat kendaraan sepanjang hari, Minggu (23/12). Perjalanan kendaraan sempat tersendat di beberapa persimpangan hingga menimbulkan antrean panjang.

Kepadatan kendaraan didominasi mobil pribadi dari barat (Purworejo) ke timur (Yogyakarta) dengan plat nomor polisi dari luar DIY. Kendaraan dari arah berlawanan (Yogyakarta) ke barat juga mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Perjalanan kendaraan sering tersendat dan menimbulkan antrean panjang, di ruas pintu masuk pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Desa Palihan, Kecamatan Temon. Banyak kendaraan pengangkut barang, keluar – masuk lokasi proyek bandara.

Antrean kendaraan panjang juga terjadi di pertigaan lampu merah di depan Terminal Wates dan persimpangan Karangnongko, Wates. Kendaraan harus berhenti antara dua sampai tiga kali, menunggu lampu hijau untuk melanjutkan perjalanan.

"Hari ini lebih padat dibandingkan sehari sebelumnya. Untuk perjalanan Kulonprogo-Solo yang biasanya cukup tiga jam, membutuhkan waktu sekitar lima jam," ujar Prihandono, warga Palur, Karanganyar yang berlibur bersama keluarga di Kulonprogo. 

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kulonprogo, AKP Maryanto mengakui di masa libur Nataru terjadi peningkatan arus kendaraan yang melintas di jalan utama jalur selatan Kulonprogo mencapai sekitar 65 persen. "Peningkatan arus lalin terjadi di ruas penggal jalur utama. Berasal dari arah barat atau Jakarta. Sementara untuk kendaraan dari arah Yogyakarta juga terjadi peningkatan sekitar 35 persen," ujar Maryanto.

Menurutnya, kepadatan kendaraan mulai terlihat dari pertigaan Tugu Pensil, Kenteng, Kecamatan Sentolo. Kendaraan didominasi motor dan mobil pribadi. Kepadatan kendaraan mulai terurai di perbatasan Kulonprogo dengan Kabupaten Bantul di jembatan Bantar, Sentolo Kapolres Kulonprogo,

AKBP Anggara Nasution mengungkapkan puncak arus lalu lintas terjadi diperkirakan pada Minggu dan Senin (23-24/12). Bersamaan masa Operasi Lilin Progo 2018, kepolisian menambah personel untuk melaksanakan pengaturan dan penjagaan lalu lintas. "Penambahan personel juga akan dilakukan pada 31 Desember 2018 dan 1 Januari 2019," ujarnya. (Ras)

BERITA REKOMENDASI