Kepala BPBD Klaten Turut Makamkan Jenazah

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Jumlah korban meninggal akibat Covid 19 di Kabupaten Klaten secara kumulatif menembus angka 682 orang. Data tersebut dirilis Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten melalui Koordinator Penanganan Kesehatan, dr Cahyono Widodo MKes pada Rabu sore (23/06/2021). Sedangkan, informasi yang dihimpun KR, Kamis pagi (24/06/2021) sudah terdapat penambahan permintaan pemakaman jenazah dengan protokol Covid sebanyak 15 jenazah.

Secara terpisah, Kepala BPBD Klaten Sip Anwar dan Penanggunjawab Dekontaminasi Tim Relawan Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah dengan protokol Covid, Indriyarto membenarkan, telah mendapatkan permintaan untuk pemakaman jenazah dengan protokol Covid sebanyak 15 jenazah. “Kemarin (Rabu) ada 21 jenazah, itu pelaksanan pemakaman hingga malam, dan masih dua baru bisa kami makamkan hari ini. Pagi ini sudah ada permintaan untuk pemakaman lagi sebanyak 15 jenazah,” kata Indriyarto.

Sebanyak 15 jenazah yang harus dimakamkan dengan protokol Covid tersebut berasal dari sejumlah rumah sakit, dan juga yang meninggal di kediaman pribadi. Kepala BPPD Klaten Sip Anwar bersama 12 personil BPBD terjun langsung ikut melakukan pemakaman.

Pihaknya mensuport sarana prasarana dan kendaraan operasional. Keterlambatan kadang terjadi, karena permintaan pihak keluarga duka kadang pada jam yang bersamaan, sehingga hal itu menjadi salah satu kendala.

“Saya terjun langsung ikut memakamkan, tidak sekedar perintah. Kami edukasi relawan di wilayah untuk membina relawan lain, agar mereka bisa bergantian dan tidak terlalu lelah. Kami berupaya memenuhi kebutuhan para relawan dalam misi sosial ini,” jelas Sip Anwar.

Data Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten, Rabu sore (23/6/21), terdapat 55 pasien yang dinyatakan sembuh, penambahan 153 pasien terkonfirmasi covid-19 dan 6 pasien meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah kumulatif covid-19 di Klaten menjadi 11.034 kasus. Dari jumlah tersebut 1.271 menjalani perawatan/isolasi mandiri, 9.081 sembuh dan 682 meninggal dunia.

Penambahan kasus terkonfirmasi berasal dari Cawas 8 kasus, Ceper 7 kasus, Delanggu 3 kasus, Gantiwarno 3 kasus, Jatinom 8 kasus, Jogonalan 26 kasus, Karangdowo 2 kasus, Karangnongko 7 kasus, Kebonarum 5 kasus, Kemalang 4 kasus, Klaten Selatan 6 kasus, Klaten Utara 15 kasus, Manisrenggo 7 kasus, Pedan 3 kasus, Polanharjo 5 kasus, Prambanan 16 kasus, Trucuk 4 kasus, Tulung 10 kasus, Wedi 4 kasus, Wonosari 9 kasus, serta Juwiring 1 kasus. (Sit)

 

BERITA REKOMENDASI