Kerumunan Massa di Bank Rawan Penyebaran Covid-19

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Antrean panjang yang menimbulkan kerumunan massa masyarakat mengambil bantuan dari pemerintah pusat di bank mengakibatkan kerawanan penyebaran virus Corona. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mengambil langkah tegas berupa penertiban dan meminta pada masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tindakan diharapkan bisa mencegah munculnya klaster baru kasus virus Corona.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo atas temuan tersebut langsung bertindak tegas dengan melakukan penertiban. Masyarakat diminta tidak berkerumun dan memaksakan diri mengambil bantuan dari pemerintah dengan melanggar protokol kesehatan. Petugas juga meminta pada pihak pengelola bank untuk membantu menertibkan masyarakat saat antre.

“Antrean masyarakat di bank untuk mengambil bantuan dari pemerintah menimbulkan kerumunan massa dan rawan terjadi penyebaran virus Corona. Dikhawatirkan bisa muncul klaster baru. Masyarakat tetap diminta mematuhi protokol kesehatan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Kamis (22/04/2021).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dalam usaha mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Corona juga meminta pada pihak bank membuat jadwal pengambilan atau antrean bantuan dari pemerintah. Sistem penjadwalan tersebut diharapkan bisa menghindarkan masyarakat dalam antrean panjang hingga menimbulkan kerumunan massa.

Camat Grogol Bagas Windaryatno mengatakan, di wilayah Kecamatan Grogol ditemukan adanya antrean panjang masyarakat hingga menimbulkan kerumunan massa saat pengambilan bantuan dari pemerintah pusat di bank. Kondisi tersebut membuat pihak Pemerintah Kecamatan Grogol khawatir karena rawan terjadi penyebaran virus Corona. Atas hal tersebut petugas bertindak tegas dengan melakukan penertiban.

Pihak bank juga diminta menambah jumlah petugas pelayanan untuk memberikan informasi pada masyarakat saat proses pengambilan bantuan. Jumlah petugas yang ada di bank saat ini sangat terbatas dan tidak sebanding dengan kerumunan masyarakat. (Mam)

BERITA REKOMENDASI